Berita

Novak Djokovic dan Serena Williams/net

Olahraga

Djoker & Serena Hidupkan Lagi Tradisi A Champions Dance

Juarai Wimbledon 2015
RABU, 15 JULI 2015 | 09:53 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Novak Djokovic dan Serena Williams menghidupkan kem­bali sebuah tradisi lama di Wimbledon. Sebagai juara di nomor tunggal putra dan tunggal putri, raja dan ratu tenis dunia itu nera­ni menunjuk kebolehan dalam menari di atas panggung.

A Champions Dance sebe­narnya merupakan tradisi di Wimbledon selama bertahun-tahun. Akan tetapi, pada tahun 1977 tradisi tersebut menghilang. Juara Wimbledon yang terakhir kali melakukannya adalah Bjorn Borg dan Chris Evert pada 1976.

Dalam acara makan malam para juara Wimbledon 2015 di London Guildhall, kemarin. Tradisi menari tersebut hidup lagi. Setelah makan malam usai dan Djokovic dan Serena selesai bicara soal kemenangan masing-masing, dua petenis nomor satu dunia itu naik ke panggung.


"Saya mengusulkan ide ini kepada Serena dan chairman All England Club, Philip Brook dan mereka menerimanya. Saya ber­harap tradisi ini tidak dilupakan. Saya pikir Boris Becker berdan­sa dengan Martina Navratilova, dan saya sangat senang karena Serena adalah penari yang he­bat," ujar Djokovic di London Evening Standard.

Djokovic dan Serena menda­patkan aplaus meriah dari para hadirin, termasuk para juara di nomor-nomor lainnya di Wimbledon tahun ini, para mantan juara, dan anggota All England Lawn Tennis Club.

"Saya lebih memikirkan sebuah waltz, sesuatu yang lebih rumit, sesuatu yang menyatu dengan suasana. Tapi, Serena ingin lebih banyak bergerak dan kami mempertimbangkan pilihan lainnya."

Djokovic, yang mengenakan setelan jas hitam, dan Serena, yang tampak anggun dengan gaun panjang warna persik, ke­mudian asyik berjoget dengan diiringi lagu "Night Fever" milik Bee Gees. Keduanya mencoba menikmati suasana meski sem­pat terlihat canggung. Djokovic bahkan sempat berlutut di tengah-tengah lagu.

"Jadilah Night Fever yang muncul dan Anda bisa bayang­kan bagaimana kelihatannya," kata Djokovic.

Djokovic tampil sebagai juara Wimbledon tahun ini setelah mengalahkan Roger Federer di final. Sementara itu, Serena mengangkat piala berkat kemenangannya atas Garbine Muguruza di partai puncak. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya