Berita

ilustrasi/net

Dunia

Universitas Top Ini Larang Pelemparan Toga Saat Perayaan Kelulusan

SELASA, 14 JULI 2015 | 14:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Salah satu tradisi yang biasa dilakukan oleh mahasiswa pada saat perayaan kelulusan adalah melempar toga secara bersama-sama ke udara.

Namun hal tersebut tidak bisa lagi dilakukan oleh mahasiswa di Universitas Birmingham Inggris.

Pasalnya, seperti dikabarkan Daily Mail (Senin, 13/7) mahasiswa di salah satu universitas ternama di Inggris itu diberitahu pihak kampus soal larangan pelemparan toga saat perayaan kelulusan. Hal itu dinilai bisa membahayakan kesehatan dan keselamatan.


Menurut produsen baju wisuda serta toga yakni Ede and Ravenscroft mengatakan, larangan itu agaknya beralasan mengingat adanya sejumlah kasus cedera yang terjadi saat pelemparan toga massal pada masa lalu.

"Kami telah mengidentifikasi bahwa melempar toga memiliki resiko terhadap kesehatan dan keselamatan," kata perusahaan tersebut dalam sebuah keterangan.

"Sebagai perusahaan yang bertanggung jawab atas hal ini, kita tidak ingin membenarkan aktivitas yang bisa menyebabkan seseorang terluka," sambungnya.

Pihak universitas pun kemudian menindaklanjuti usulan produsen toga tersebut dan menetapkan aturan itu.

Namun juru bicara universitas menegaskan bahwa larangan itu tidak mengacu pada upacara wisuda resmi, melainkan pada acara perayaan kelulusan pribadi di mana ruang gerak terbatas.

"Universitas Birmingham tidak memiliki kebijakan atau larangan lempar toga selama perayaan resmi," terangnya. [mel]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya