Berita

ilustrasi/net

Di Pantai Pelabuhan Ratu Ditemukan Punden Berundak Seperti di Gunung Padang Cianjur

JUMAT, 10 JULI 2015 | 11:15 WIB | LAPORAN:

. Punden berundak Gunung Padang yang berusia belasan ribu tahun sebelum Masehi diyakini tidak berdiri sendiri. Karena baru-baru ini sekitar 2 km dari Gunung Padang ditemukan pula situs lainnya menyerupai menhir dan makin ke Selatan semakin banyak.

Hal itu diungkapkan salah satu peneliti Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) Gunung Padang, Dr Ali Akbar kepada Pembina TTRM, Laksamana TNI Ade Supandi, Rabu malam, (8/7), usai acara buka puasa di Rumah Dinas Kasal Jalan Diponegoro 38, Jakarta Pusat.

"Bila ditarik garis lurus sejauh 60 km dari Gunung Padang ke arah selatan, Pelabuhan Ratu, maka ditemukan kekar tiang pancang (Columnar Joint) atau cetakan yang sama, seperti yang terdapat di Gunung Padang," jelas Ali Akbar.


Dijelaskannya, Masyarakat Arkeologi Indonesia(MARI) belum lama ini menemukan struktur punden berundak yang dibuat menggunakan columnar joint di Pelabuhan Ratu, dekat Hotel Samudra Beach Hotel. Dimana terdapat tangga batu yang dibuat mengarah ke atas, dan dibagian atas terdapat punden berundak.

"Penemuan itu cukup mencengangkan karena membuka kemungkinan kaitan antara situs Gunung Padang dengan situs Pelabuhan Ratu," ujar Ali Akbar.

Penemuan ini, jelas Ali Akbar, tergolong langka karena punden berundak berundak umumnya ditemukan di perbukitan atau pegunungan yang berada di pedalaman. Namun kini punden berundak ditemukan hanya 100 meter dari bibir pantai yang mengindikasikan adanya budaya maritim.

"Minggu lalu warga sekitar Pelabuhan Ratu melaporkan tentang adanya situs-situs lain dengan jarak sekitar 15 km dari Pelabuhan Ratu," ujar Ali Akbar.

Selama ini, masyarakat sekitar Pelabuhan Ratu tidak tahu kalau disana ada situs punden berundak columnar joint. Masyarakat hanya tau bahwa di lokasi situs ditemukan adalah tempat meditasi Bung Karno.

Sementara itu inisiator TTRM, Andi Arief menegaskan bahwa hambatan apapun yang akan terjadi dalam upaya mengungkap peradaban nusantara di Gunung Padang tidak menyurutkan niat TTRM untuk terus berupaya dengan mematuhi aturan yang ada. [ysa]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya