Berita

ilustrasi tol laut/net

Politik

Tol Laut, Tol Trans Sumatera, 24 Pelabuhan dan 13 Bendungan Besar Jadi Fokus Jokowi

KAMIS, 09 JULI 2015 | 16:48 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Buruknya infrastruktur adalah salah satu yang membuat pertumbuhan ekonomi melambat. Saat ini pemerintah fokus ke proyek infrastruktur karena sektor itu padat modal dan bermanfaat jangka panjang.

Disebut Presiden Joko Widodo, pembangunan infrastruktur yang jadi konsentrasi pemerintahannya adalah pembangunan tol laut.

Infrastruktur penting untuk menekan ongkos distribusi. Distribusi logistik melalui laut adalah paling murah, maka pembangunan dikonsentrasikan pada tol laut,” kata Jokowi dalam forum tanya jawab yang digelar Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (9/7).


Jokowi menyebutkan, pembangunan tol laut sudah dimulai di Kuala Tanjung, Sumatera Utara dan perkembangannya cukup baik. Sebentar lagi, tol laut akan dibangun di Sorong, kemudian akan dibangun 24 pelabuhan baru di Tanah Air.

Dan April lalu mulai dikerjakan tol trans Sumatera yang membentang dari Lampung ke Palembang, Pekanbaru sampai Aceh sepanjang 2.600 kilometer untuk mendorong kemandirian pangan. Yang sedang dijalankan juga (pembangunan) 13 bendungan besar untuk pengairan sawah dan juga irigasi karena urusan pangan ini penting sekali,” kata Jokowi.

Terkait itu, Jokowi berjanji memberikan ruang bernafas dan bergerak seluas mungkin bagi pelaku eknomi swasta. Dia mengatakan, kalangan swasta adalah pelaku ekonomi yang utama jauh melampaui pemerintah dan BUMN.

"Pemerintah paling 20 persen. sebab itu perizinan akan terus kita sederhanakan dan percepat. Pembebasan lahan dan izin hukum akan terus kita carikan solusinya. Saya sadar pemerintah harus mempermudah dan menyederhanakan lingkungan bisnis. Ini semua harus jadi komitmen pemerintah dan kita genjot sama sekali,” terangnya. [ald]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya