Berita

joko widodo/net

Politik

Jokowi Akan Menjawab Soal Karut-Marut Perekonomian Nasional

KAMIS, 09 JULI 2015 | 13:57 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Joko Widodo sedang disorot tajam akibat melemahnya perekonomian nasional di masa awal pemerintahannya.

Sampai kini pemerintah terkesan belum memiliki jalan keluar dari krisis yang merupakan dampak berbagai faktor di luar negeri maupun dalam negeri. Mulai dari melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, melonjaknya harga bahan bakar minyak dan berbagai kebutuhan pokok masyarakat, juga minimnya penerimaan negara dari sektor pajak yang mau tak mau harus ditutup dengan utang luar negeri.

Terkait dengan kondisi tidak enak yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi nasional jauh dari target pemerintah itu, muncul dorongan kuat kepada presiden untuk merombak susunan tim ekonomi di Kabinet Kerja.


Dalam beberapa waktu terakhir, Jokowi sendiri memberikan sinyal akan adanya reshuffle, walau dalam kesempatan buka puasa bersama pimpinan media massa di Istana Negara kemarin malam, Jokowi menuduh media-lah yang membesar-besarkan wacana reshuffle. Dalam kesempatan itu pula, Jokowi membeberkan bahwa dirinya membutuhkan orang yang dipercaya pasar, investor dan publik untuk memperbaiki situasi ekonomi.
 
Terkait dengan kondisi ekonomi yang karut marut ini, Jokowi dijadwalkan menyampaikan jawabannya di hadapan para ekonom dan pelaku dunia usaha yang tergabung di Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), di Jakarta Convention Center.

Darmin Nasution, selaku Ketua Umum ISEI yang beberapa waktu lalu menjumpai Jokowi di Istana Presiden, bakal menjadi moderator dalam pertemuan tersebut.

Kabarnya, jawaban-jawaban yang disampaikan Jokowi pada acara yang dimulai pukul 14.00 WIB ini akan menjadi keterangannya yang paling lengkap terkait bidang perekonomian sejak ia dilantik sebagai presiden. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya