Berita

Batu Akik Gunung Padang Memiliki Daya Luar Biasa

RABU, 08 JULI 2015 | 17:27 WIB | LAPORAN:

Sejak ribuan tahun tahun lalu, penduduk di muka bumi sudah mengenal batu permata atau batu akik sebagai aksesioris. Hanya saja ketenarannya baru terjadi di Indonesia belakangan ini, dimana hampir di setiap pelosok kota menjamur tempat-tempat penggosokan dan jual-beli batu akik.

Banyak masyarakat percaya bahwa jenis batu alam yang mengendap selama ribuan bahkan jutaan tahun dalam perut bumi itu memiliki khasiat dan manfaat bagi pemakainya. Oleh sebab itu berbagai kalangan baik pelajar, karyawan, pengusaha hingga pejabat banyak yang berburu batu akik.

Entah apa alasan mereka, namun yang jelas sejak ribuan tahun lalu akik sudah dijadikan sebagai perhiasan mewah bagi kalangan para raja dan pangeran, karena dipercaya memiliki manfaat, diantaranya dapat membuka aura pemakainya.
Selain itu juga dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit terutama yang berkaitan dengan ketidak seimbangan emosi yang mengangakibatkan berbagai keluhan kesehatan, sehingga dengan menggunakan batu akik yang secara alami mengandung daya elektromagnetik, diyakini dapat menetralisir pengaruh negatif terhadap tubuh.

Selain itu juga dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit terutama yang berkaitan dengan ketidak seimbangan emosi yang mengangakibatkan berbagai keluhan kesehatan, sehingga dengan menggunakan batu akik yang secara alami mengandung daya elektromagnetik, diyakini dapat menetralisir pengaruh negatif terhadap tubuh.

Bagaimana dengan batu yang ada di situs megalitikum Gunung Padang, Cianjur?

Menurut salah satu pengamat spiritual, Ki Bowo, batuan andesit basaltis yang berserakan di Gunung Padang memiliki daya energi yang luar biasa dibandingkan dengan batu akik lainnya. Bila dibentuk sebagai batu cincin atau bandul kalung maka akan sangat berpengaruh terhadap si pemakainya.

"Energi yang dipancarkan sangat kuat, dan dapat menambah kewibawaan serta kharisma bagi yang memakai," jelas Ki Bowo seraya menunjukan batu yang sudah dibentuk sebagai bandul kalung dengan corak bintik-bintik hitam.

Pengamat spiritual yang ahli membaca aura dan pakar totok aura ini mengungkapkan bahwa dalam penglihatan mata batinnya, batu yang ditemukannya di Gunung Padang dan berasal dari batu kolom persegi panjang itu ada tampilan sosok seperti pangeran dengan ikat kepala dan pakaian khas Jawa Barat.

"Bentuk dan tampilan batu ini sekilas biasa saja, namun energy yang melekat di dalam batu ini memancar sangat luar biasa karena unsur-unsur alami yang ada di dalamnya. Dan ini cocok buat dipakai para pebisnis serta pejabat," jelas Ki Bowo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu, (8/7). [zul]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya