Organisasi tinju dunia alias World Boxing Organization (WBO) mencopot gelar juara dunia kelas welter milik Floyd Mayweather Jr usai mengalahkan Manny Pacquiao dua bulan lalu. Pertinju berjuluk The Money itu dianggap melanggar aturan WBO.
Soal alasan pencabutan gelar, WBO menyeÂbut kalau petinju asal Amerika Serikat itu tidak mengikuti aturan yang mereka punya. WBO punya aturan mengikat kepada petinju yang mempunyai beberapa gelar juara dunia dari kelas berbeda harus melepas sabuk juara lainnya yang dia punya. Hal itu ditujukan agar petinju lain memiliki kesempatan untuk merasakan gelar juara dunia.
Gelar juara dunia kelas welter yang diambil WBO merupakan hasil pertarÂungan Mayweather melawan Manny Pacquiao pada 3 Mei 2015. Saat itu, Mayweather dianggap menang angka dari petinju kebanggsaan Filipina tersebut.
Mayweather saat ini juga menyandang gelar juara dunia kelas menengah junior dan kelas welter versi WBC dan WBA.
Padahal, usai menÂgalahkan Pacquiao, Mayweather semÂpat berjanji bakal melepas salah satu gelar yang dimiÂlikinya. Namun hingga batas waktu yang sudah ditenÂtukan, petinju beruÂsia 38 tahun itu tak juga mematuhi peraturan WBO. Kini Mayweather harus rela koleksi sabuknya berkurang. Petinju yang belum terkalahkan dalam 48 pertarungan itu akhirnya tinggal memiliki gelar juara dunia kelas WBA dan WBC.
"Komite kejuaraan dunia WBO tidak menÂgakui Floyd Mayweather Jr sebagai juara dunia WBO kelas welter dan kami meniadakan gelarnya karena gagal memenuhi peraturan daÂlam konteks kejuaraan dunia," demikian bunyi pernyataan resmi WBO, kemarin.
Tak hanya masalah sabuk, WBO juga menudÂing Mayweather mangkir dari perjanjian tentang
fee pada laga perebutan gelar.
The Money dinyaÂtakan gagal memenuhi tenggat waktu membayar fee sampai maksimum 200 ribu Dolar AS yang diharuskan WBO setelah merebut sabuk juara versi WBO dari Pacquiao, padahal laga itu berÂnilai 220 juta Dolar AS.
"Mayweather gagal membayar fee 200 ribu Dolar AS yang dikenakan kepaÂdanya sebagai peserta Kontes Kejuaraan Dunia WBO. Komite Kejuaraan Dunia WBO tak bisa memberikan alternatif lain kecuali menghentikan pengakuan Floyd Mayweather sebagai juara dunia kelas welter WBO dan mengosongkan titelnya."
WBO mengklaim Mayweather sudah paham dan menyetujui keputusan itu. Sehingga tidak perlu diperdebatkan lagi. "Saya akan berbicara dengan tim saÂya untuk melihat apa yang harus kami lakukan.. Aku bukan orang yang serakah. Aku juara dunia di dua kelas berbeda. Ini waktunya membiarkan petinju laun memperebutkan sabuk juara itu," kata Mayweather.
Petinju AS Timothy Bradley, yang mengalahkan rekan senÂegaranya Jessie Vargas untuk menjuarai kelas welter WBO pada 27 Juni, diperkirakan akan menyandang gelar juara penuh WBO. ***