Berita

dialog HMI Ciputat

HMI Ciputat: Tak Ada Hal Baru dalam Islam Nusantara

RABU, 08 JULI 2015 | 04:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Islam Nusantara akhir-akhir ini menjadi trending topik yang sedang diperbincangkan oleh masyarakat muslim di Indonesia. Islam Nusantara secara sederhana dimaknai sebagai Islam yang toleran, moderat, cinta damai dan menebar rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil 'alamin).

Direktur Lembaga Studi Agama dan Filsafat (LSAF), Iqbal Hasanuddin menyatakan, tidak ada ajaran atau tradisi baru di dalam wacana Islam Nusantara tersebut. Di dalam tradisi akidah menganut paham Ahl Sunnah, tradisi Fikih menganut paham empat madzhab, dan tashawuf menganut paham al-Ghazalli.

"Tidak ada yang baru di dalam Islam Nusantara. Semuanya hanya penegasan semata bahwa corak Islam di Indoneaia adalah Islam yang berwarna dan cinta damai," ungkapnya pada Dialog Ramadhan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat dengan tema 'Menyoal Islam Nusantara', di Tangsel, Selasa (7/6).


Iqbal menyayangkan, prihal tidak adanya satu wacana baru yang ditawarkan Islam Nusantara, contohnya yang menyangkut ilmu pengetahuan dan sains.

"Karaeng Pattingalloang misalnya, dia adalah raja dari Makassar pada abad ke 17 yang sangat mencintai ilmu pengetahuan dan teknologi," paparnya dalam rilisnya.

Iqbal berharap sosok seperti Karaeng Pattingalloang dijadikan bagian dari wacana Islam Nusantara. "Ini sangat penting untuk menghidupkan kembali beradaban Islam, khusunya di Indonesia," harapnya.

Ketua Umum HMI Cabang Ciputat, Ramdhany menambahkan, Islam Nusantara itu jangan hanya difokuskan pada ajaran dan tradisi yang telah baku.

"Memang benar tak ada yang baru dalam wacana Islam Nusantara. Ilmu pengetahuan dan sains harus menjadi perhatian khusus demi terwujudnya peradaban Islam yang telah lama tertidur pulas," ungkapnya. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya