Berita

bandara soetta/net

Jaringan Listriknya Sudah Tua, Bandara Soekarno-Hatta Rawan Kebakaran

SELASA, 07 JULI 2015 | 01:46 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Efek kebakaran yang terjadi di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Minggu pagi (5/7) membuat jadwal penerbangan mengalami kekacauan. Bukan hanya itu, banyak penumpang yang terlantar karena beberapa makapai penerbangan memundurkan jadwal pemberangkatanya.

Koordinator Gerakan Rakyat Anti Manipulasi BUMN, Andianto, mengatakan, bandara Soekarno Hatta hingga kini belum pernah melakukan penambahan daya. Penambahan daya terakhir dilakukan pada tahun 1984.

Namun, sejalan dengan keinginan melakukan penambahan, justru kejanggalan menyelimuti proyek pengadaannya.


"Akibatnya, blackout listrik Bandara bisa berdampak pada aliran listrik putus total dan kebakaran. Kemudian, hubungan antara pihak bandara dan pesawat yang akan mendarat dan akan terbang terputus," ujar Andianto dalam rilisnya, Senin (6/7).

Kata Andianto, hal itu akan mengancam keselamatan penerbangan, terutama nyawa penumpang karena jaringan listrik Bandara kurang memadai. Bisa saja nantinya antara pesawat satu dan lainnya bisa saling bertabrakan dan hangus terbakar.

Sebelumnya, Ketua Komisi VI DPR, Ahmad Hafisz Tohir, mengungkapkan pentingnya pengembangan kapasitas dan jaringan listrik bandara Soekarno Hatta. Keberadaan proyek tersebut memang harus ditingkatkan.

"Komisi VI setuju dalam rangka mengamankan airport yang punya security tinggi dan bahaya jika black out sering terjadi," ujarnya melalui pesan singkat.

Sementara, anggota Komisi VI lainnya, Lili Asdjudiredja, yang menyatakan, PT Angkasa Pura harus memperhatikan kualitas pemenang tender agar tidak terjadi kesalahan penunjukan. Apalagi ini menyangkut keselamatan banyak orang yang menggunakan transportasi udara. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya