Berita

Olahraga

PSIS Memilih Ikut Piala Kemerdekaan

SENIN, 06 JULI 2015 | 10:12 WIB

Klub besar asal Jawa Tengah, PSIS Semarang juga tertarik ambil bagian dalam turnamen Piala Kemerdekaan 2015.

"Awalnya kami ragu untuk ikut serta. Tapi, dukungan penuh dari rekan-rekan Panser dan Snex membuat manajemen yakin untuk ikut," CEO PT Mahesa Jenar Semarang, pengelola PSIS, AS Sukawijaya atau disapa Yoyok, Minggu (5/7) malam.

Bahkan, imbuh dia, pelatih dan pemain juga sangat antusias ingin berkontribusi di turnamen bentukan Kemenpora tersebut. Terlebih, PSSI saat ini sudah tak lagi diakui oleh FIFA dan terkena sanksi pemerintah, imbasnya tak bisa menggelar kompetisi resmi.


"Saat ini manajemen menyiapkan administrasi. Pelatih juga sudah kami minta untuk mematangkan program menyambut Piala Kemerdekaan," jelasnya seperti diberitakan JPNN.Com.

Seperti diketahui, Piala Kemerdekaan dijadwalkan mulai digelar 1 Agustus 2015, dengan format home tournament untuk babak penyisihan grup. Setiap tim akan mendapatkan match-fee di setiap laga, serta akan ditanggung untuk biaya akomodasi dan transportasi oleh Tim Transisi.

Berikut pembagian grup sementara Piala Kemerdekaan 2015:

Grup A:
PSMS Medan (tuan rumah), PSPS Pekanbaru, Persires Karanganyar, Lampung FC, Persitara Jakarta Utara, Kalteng Putra

Grup B:
Perserang Serang (calon tuan rumah), Cilegon United (calon tuan rumah), Persika Karawang, PSIR rembang, Persip Pekalongan, Persidago Gorontalo

Grup C:
Persepam Madura Utama (calon tuan rumah), Madiun Putra (calon tuan rumah), Persebo Jaya Bondowoso, Persekap Pasuruan Jaya, Persatu Tuban, Persinga Ngawi

Sejauh ini, sudah 22 klub yang siap ikut serta, termasuk tambahan dua klub baru, PSIS dan Persis Solo.[wid] 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya