Berita

Dai Ambassador Dompet Dhuafa Melintas Batas Tebar Nilai-nilai Islam

MINGGU, 05 JULI 2015 | 06:42 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ramadhan identik dengan keindahan berbagi, meskipun berbagi dapat dilakukan kapanpun, namun bulan Ramadhan memiliki keistimewaannya tersendiri. Rasulullah Muhammad SAW pernah bersabda tentang keutamaan bulan Ramadhan, "Jika seandainya umatku tahu akan keutamaan bulan Ramadhan, maka niscaya mereka akan memohon kepada Allah agar setiap bulan adalah bulan Ramadhan".

Berbagi tak hanya dengan mengamalkan harta, tetapi juga bisa berbagi melalui amalan ilmu. Pengamalan ilmu tersebut dilakukan oleh dai ambassador Dompet Dhuafa untuk menjemput keberkahan di bulan Ramadhan.

Dai ambassador merupakan program dakwah dari Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) yang menyasar masyarakat Islam di luar negeri. Untuk mendorong perubahan tatanan dunia yang lebih harmonis, Dai Ambassador bergerak meretas dakwah melintas batas.


Dalam menyambut Ramadhan 1436 H, Cordofa memberangkatkan 15 dai ke 15 negara tujuan untuk mensyiarkan agama Islam di mancanegara. Kelima belas dai tersebut telah diberangkatkan pada Sabtu, (20/6) ke negara tujuannya masing-masing.

Negara tujuan Dai Ambassador yaitu Hongkong, Tiongkok, Australia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Thailand, Selandia Baru, Macau, Filipina, Kanada, Timor Leste, Papua Nugini, dan Singapura.

"Keberangkatan dai ambassador tersebut untuk menebar nilai-nilai Islam terlebih di bidang zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf)," jelas Fajar Shafari Nugraha, Tim Komunikasi Program Dakwah Cordofa Dompet Dhuafa dalam rilisnya, Minggu (5/7).

Program Dai Ambassador bermitra dengan negara bersangkutan seperti Kedutaan Republik Indonesia untuk menjalankan program dakwah ini. Dai yang terpilih untuk menjalankan aksi dakwahnya di 15 negara tersebut harus memiliki semangat dakwah yang tinggi.

Kordinator Program Dakwah Internasional Cordofa, Imam Al-Faruq menjelaskan, dai yang diberangkatkan telah mengikuti proses seleksi dari Cordofa.

"Kami menghindari dai yang pragmatis, tak hanya itu, kompetensi dan kapasitas dai dalam menyampaikan ilmu yang mereka kuasai harus tinggi. Sehingga dapat dengan enak dan jelas saat diterima masyarakat atau jamaah," paparnya.

Ia menjelaskan, program dakwah yang akan berjalan selama sebulan di mancanegara itu diharapkan mampu menyebarkan nilai-nilai Islam yang Rahmatan lil alamin ke seluruh penjuru dunia. Lebih lanjut, ia menjelaskan, Dai Ambassador tidak hanya menyebarkan Islam dengan berdakwah, tetapi juga memberikan konsultasi terhadap para jamaah mengenai ziswaf dan seputar keagamaan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Azzam At-Tsauri selaku Dai Ambassador yang mengemban tugas dakwah di Malaysia mengaku santai dalam menjalankan amanah mensyiarkan Islam. Menurutnya, meskipun Ramadhan kali ini ia harus menjalankan ibadah puasa jauh dari keluarga namun ia tetap merasa dekat dengan keluarga.

"Yang paling penting menjaga komunikasi dengan keluarga dan alhamdulillah masih tetap berkomunikasi dengan berbagai cara lewat teknologi yang semakin maju saat ini," ujar Azzam. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya