Berita

foto:MedanBagus.com

Nusantara

HERCULES JATUH DI MEDAN

Anjing Pelacak Dikerahkan untuk Mengendus Amunisi dan Korban

KAMIS, 02 JULI 2015 | 12:40 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pihak Kepolisian menurunkan anjing pelacak untuk mengendus keberadaan amunisi dan juga korban yang kemungkinan masih tertimbun di bawah reruntuhan bangunan jatuhnya Pesawat Hercules C-130 TNI AU.

Sedikitnya 3 ekor anjing pelacak terlihat dipandu oleh personil unit satwa Dit Sabhara Polda Sumut menyisir lokasi jatuhnya pesawat tersebut.

Petugas langsung memasang tanda pada titik-titik yang diduga menjadi tempat tertimbun korban maupun amunisi yang dicari dengan berdasarkan penciuman dari anjing terlatih tersebut.


"Itu diberi tanda supaya bisa digali lagi," kata seorang perwira kepolisian di lokasi, Kamis (2/7).

Perwira yang enggan namanya disebut tersebut menjelaskan, anjing pelacak yang mereka turunkan tersebut memiliki beberapa spesifikasi. Diantaranya ada yang memiliki spesifiasi mengendus bahan peledak (handak) dan juga mengendus keberadaan korban manusia.

"Jadi anjing yang diturunkan memiliki spesifikasi tersendiri," tuturnya seperti dilaporkan MedanBagus.com.

Pantauan dilokasi, pada beberapa titik yang sudah diberi tanda langsung digali dengan menggunakan alat berat milik Zipur Kodam I/BB. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya