Berita

Valemtino Rossi dan Marc Marquez/net

Olahraga

Rossi & Marquez Diintrogasi FIM

Buntut Senggolan di Assen
KAMIS, 02 JULI 2015 | 10:17 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Insiden senggolan chicane antara Valemtino Rossi dan Marc Marquez pada lap terakhir di sirkuit Assen Belanda Sabtu lalu mendapatkan tidak lan­jut dari penasihat keselamatan MotoGP dari Federasi Balap Motor Internasional (FIM), Franco Uncini. Menurutnya, tingkah pola balap mereka san­gat berbahaya dan bisa berujung maut.

Senggolan tersebut terjadi ketika Marquez hendak me­nyalip Rossi. Rossi yang tak bisa menghindar pun melebar dan memotong area gravel. The Doctor keluar sebagai pemenang, sementara Marquez harus puas finis kedua.

Dua pebalap ini pun segera dipanggil Race Direction dan Safety Commission untuk di­mintai keterangan. "Keduanya bersedia saat kami panggil. Mereka ingin melihat ulang in­siden itu dan tenang-tenang saja. Kami juga meminta mereka un­tuk tidak bersitegang. Tapi mer­eka juga harus paham insiden ini berbahaya," ujar Uncini.


Rider yang pernah merebut gelar juara dunia GP500 pada 1982 itu juga mengatakan, setelah pertemuan itu Rossi dan Marquez berjabat tan­gan. Menurutnya, Rossi dan Marquez cukup ideal diajak bekerja sama untuk meningkat­kan level keselamatan MotoGP di setiap pekan balap.

"Tentu Marc sedikit marah dan kecewa, karena kalah da­lam pertarungan sengit. Tapi dia tetap tenang dan memahami situasi yang dialaminya. Mereka berjabat tangan. Selama ini mereka bekerja sama dengan baik soal tingkat keselamatan olahraga ini," kata Uncini.

Himbauan peringatan ini penting harus disampaikan, mengingat insiden ini beberapa kali terjadi. Dua bulan lalu, Marques juga terjatuh di sirkuit Termas, Argentina. Marquez berusaha menyalip Rossi di lap akhir dan tersenggol ban bela­kang Rossi sehingga terjatuh. Jatuhnya Marquez membuat The Doctor 46 finis pertama dan menjadi juara. ***

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Tanam Jagung Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:53

Pengamat Ingatkan Bahaya Berita Hoax di Balik Perang AS-Israel Vs Iran

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:33

Polri Gandeng Pemuda Katolik Wujudkan Swasembada Pangan di Cianjur

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:13

Anggota DPR Tidak Boleh Lepas Cerdaskan Generasi Bangsa

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:59

Jalur Rempah dan Strategi Penguatan Armada Domestik

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:42

DPRD Klungkung Setujui Ranperda Pajak Demi Genjot PAD

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:18

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Polri All Out Dukung Petani dan Wujudkan Swasembada

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:42

Presiden Iran Minta Maaf ke Negara Arab yang Terdampak Serangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:15

Bea Cukai Gandeng BNN Bongkar Laboratorium Narkoba di Bali

Minggu, 08 Maret 2026 | 00:56

Selengkapnya