Berita

Yudi Widiana Adia/net

Slogan 140 Km/Jam di Tol Cipali Sangat Membahayakan

RABU, 01 JULI 2015 | 08:34 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dalam rangka untuk memastikan kesiapan infrastruktur selama penyelenggaraan mudik lebaran 2015, Komisi V DPR RI akan meninjau beberapa titik pada tanggal 2-3 Juli mendatang.

Beberapa titik yang akan ditinjau tersebut adalah tol Cikopo-Palimanan (Cipali), terminal bus Cirebon, ruas jalan nasional di Semarang dan lokasi penampungan sepeda motor di Pelabuhan Tanjung Mas.

Wakil Ketua Komisi V dari Fraksi PKS, Yudi Widiana Adia, mengatakan kesiapan tol Cipali menjadi prioritas Komisi V untuk ditinjau, mengingat sejak dibuka pada pertengahan Juni lalu ruas tol ini sudah menelan korban jiwa. Bahkan, DPR meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen Pu-Pera) dapat melakukan audit teknis terkait keselamatan di Tol Cipali.


"Komisi V akan meninjau kesiapan tol Cipali pada Kamis, 2-3 Juli. Kami ingin memastikan ketika mudik lebaran nanti tol ini sudah siap dan memenuhi aspek keselamatan. Tidak hanya secara teknis jalan, tapi juga kelengkapan fasilitas pendukungnya seperti sarana penerangan, rambu lalu lintas dan kawasan istirahat," kata legislator asal dapil Jawa Barat IV tersebut.

Seperti diketahui, sejak dibuka 13 Juni lalu, tercatat sudah lebih dari 30 kasus kecelakaan kendaraan yang mengakibatkan korban tewas dan luka di Tol Cipali. Fasilitas di tol sepanjang 116 kilometer ini juga belum sepenuhnya ada. Rambu-rambu dan Lampu penerangan masih minim dan sejumlah kawasan peristirahatan (rest area) belum selesai dikerjakan. Padahal, arus kendaraan di jalur Tol Cipali ini terus mengalami peningkatan. Akibatnya, tidak hanya kemacetan, kecelakaan pun terjadi.

Yudi menambahkan kondisi alas jalan yang bervariasi dari aspal ke concrete (beton), dapat menyebabkan kerja ban lebih berat jika dipacu dalam kecepatan tinggi dan kondisi panas. Kondisi inilah yang berpotensi menyebabkan kecelakaan

"Apalagi, slogan pemerintah tol Cipali dapat dipacu hingga 140 km/jam sangat menyesatkan dan membahayakan pengguna jalan," tambahnya

Selain Tol Cipali, Komisi V yang membidangi infrastruktur dan transportasi ini juga akan meninjau kesiapan infrastruktur terminal Cirebon, Jalan Nasional di Semarang, dan dermaga penampungan sepeda motor di Pelabuhan Tanjung Mas yang akan mendukung kelancaran penyelenggaraan mudik 2015.

Balitbang Kementerian Perhubungan, memperkirakan jumlah penumpang pada musim mudik lebaran 2015 kurang lebih 20 juta penumpang. Adapun kenaikan jumlah penumpang pada seluruh moda transportasi baik darat, laut, udara, dan kereta api sekitar 1-2 persen dibandingkan musim mudik lebaran tahun lalu.

Dengan demikian, Komisi V DPR berharap Kementerian Perhubungan, Kementerian Pu-Pera dan semua jajaran pemerintahan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga angka kecelakaan bisa ditekan sekecil mungkin selama mudik lebaran 2015 kali ini. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya