Berita

tessa witarsa/dok

Olahraga

Suporter Indonesia Harus Bertindak Logis dan Cerdas

RABU, 01 JULI 2015 | 07:47 WIB | LAPORAN:

Totalitas suporter berjuang dan mendukung klub ataupun pemain idolanya, dianggap biasa oleh Tessa Witarsa Abadi, cucu dari Endang Witarsa, mantan pemain dan pernah memperkuat tim nasional Indonesia serta menjadi pelatih dan penasehat Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Begitu totalnya dukungan, sehingga ada pula suporter yang mengabaikan keselamatan dan mengorbankan nyawa saat menggelorakan dukungannya. Menurut Tessa, hal tersebut tidak harus terjadi jika suporter bertindak logis dan cerdas.

Sebab menurut pengurus klub United Makes Strength (UMS) tersebut , suporter juga harus memikirkan kehidupannya.


"Kalau ada pemain yang terkena sakit atau musibah, suporter pasti perduli dengan turun tangan secara langsung atau melakukan penggalangan dana. Namun, bagaimana jika hal tersebut dialami suporter? Mudah-mudahan saja, tidak bertepuk sebelah tangan. Pemain juga harus peduli sama suporter," katanya di Jakarta, Selasa malam (30/6).

Kendati di satu sisi, menurut dia, harus diakui, selama ini para pemain sibuk sendiri dan tidak peduli sama suporter. Karena itu, suporter tidak boleh cinta mati dan wajib mementingkan kehidupan pribadi serta berpikir rasional.

"Utamanya yakni, bekerja untuk memenuhi seluruh kebutuhan hidup. Sebab, tidak ada yang membantu mereka selain diri sendiri," pungkas ibu dari satu putri, Jasmine Joe Alessandra Muskita.

Untuk diketahui , Endang Witarsa alias Lim Sun Yu atau Liem Soen Joe memulai karier sepakbola di klub UMS, yang saat itu masih bernama Tiong Hoa Hwee Koan Scholar Football Club. Sebagai pelatih, Endang Witarsa dikenal sebagai sosok yang sangat disegani, sangat keras, disiplin, tak segan memaki dan menghardik pemain yang malas atau tidak menjalankan instruksinya dengan baik.

Endang telah melahirkan ratusan bahkan ribuan anak didik yang sukses. Misalnya saja, Risdianto, Yudo Hadianto, Reny Salaki, Widodo C Putro, Warta Kusumah, Surya Lesmana, Iswadi Idris, dan Sucipto Suntoro.[wid]


Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Purbaya Soal THR Swasta Kena Pajak: Protes ke Bos Jangan ke Pemerintah

Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:35

Immoderma Clinic Hadirkan Remee Pro, Teknologi Baru Injector Skinbooster

Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:28

Keterlibatan di BoP, Indonesia Jangan Terjebak Langgam Donald Trump

Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:54

Ketika Risiko Bisnis Dipidanakan

Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:19

Digelar di Palu, Muswil DPW PPP Sulteng Lancar dan Sesuai Konstitusi

Sabtu, 07 Maret 2026 | 15:35

Komisi I DPR: Pemerintah Harus Konsisten Jalankan Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Maret 2026 | 15:13

Maskapai Saudia Mulai Buka Penerbangan Tujuan Dubai

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:59

Perempuan Bangsa Soroti Keselamatan Anak dan Lansia Saat Mudik

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:44

Purbaya Sudah Cairkan THR Pensiunan Rp11,4 Triliun, ASN Pusat Baru Rp3 Triliun

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:26

Pendapatan PGAS Naik Jadi 3,98 Miliar Dolar AS di 2025

Sabtu, 07 Maret 2026 | 14:07

Selengkapnya