Berita

Andreas Hugo Pareira/net

MENTERI HINA PRESIDEN

Politisi PDIP: Barang (Rekaman) Itu Ada

SELASA, 30 JUNI 2015 | 08:05 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Mendagri Tjahjo Kumolo adalah orang yang pertama melempar bola panas ke publik bahwa ada seorang menteri yang menghina Presiden Jokowi.

Kabar tersebut langsung disambut oleh Anggota DPR asal Fraksi PDIP Masinton Pasaribu yang membeberkan beberapa petunjuk menteri penghina Presiden dimaksud. Yakni dari menteri bidang ekonomi, bukan berasal dari parpol, dan terakhir berjenis kelamin perempuan.

Seperti apa pernyataan seorang menteri yang beredar sejak tanggal 3 Juni lalu itu. Berikut transkrip yang juga menyebar di kalangan media massa. "Kalau memang saya harus dicopot, silakan! Yang penting presiden bisa tunjukan apa kesalahan saya dan jelaskan bahwa atas kesalahan itu, saya pantas dicopot! Belum tentu juga Presiden ngerti, apa tugas saya. Wong Presiden juga nggak ngerti apa-apa!".


Politisi PDIP Andreas Hugo Pareira mengatakan, terkait ada menteri yang berani ngata-ngatain presiden, memang benar. Ia sendiri sudah mendengar langsung rekamannya.

"Barang (rekaman) itu ada. Saya pernah mendengar," kata Andreas saat talkshow di salah satu televisi swasta, Selasa pagi (30/6).

Namun jelas Andreas, rekaman itu adalah hanya untuk Presiden Jokowi, tidak untuk dibuka ke publik. Ia pun tidak menyebut siapa menteri tersebut.

Lalu apakah menteri tersebut akan di-reshuflle, Andreas pun tidak tahu.

"Presiden yang akan memutuskan," tukasnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya