Berita

Timothy Bradley/net

Olahraga

Tidak Puas, Vargas Minta Rematch

Timothy Bradley Juara Welter WBO
SENIN, 29 JUNI 2015 | 09:23 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Bekas juara dunia dua kelas yang berbeda, Timothy Bradley Jr sukses mengalahkan Jessie Vargas lewat kemenangan angka dalam pertarungan perebutan gelar kelas welter WBO yang dikosongkan Floyd Mayweather Jr.

Pertarungan tersebut digelar di Stubhub Center di Carson, California, kemarin. Setelah melewati pertarungan sengit di 12 ronde, ketiga hakim sepa­kat memberikan kemenangan kepada petinju berjuluk Desert Storm dengan skor 116-112, 117-111, 115-112.

Bradley tampil beringas sejak ronde pertama. Petinju bergaya ortodoks itu sukses membuat Vargas kerepotan menghadapi pukulan jab nan kerasnya terse­but. Namun, Vargas yang memi­liki rekor belum terkalahkan berhasil bangkit di ronde ketiga, meski belum mampu membuat lawannya kehilangan ritme.


Pasalnya, Bradley kembali men­ghujani pukulan ke arah Vargas sampai di ronde 12. Di ronde penutup, Vargas berhasil mem­buat petinju berkepala plontos itu semponyongan setelah menerima pukulan hook kanannya.

Namun wasit Pat Russell ber­hasil memberikan perlindungan kepada Bradley di 10 detik tersisa saat Vargas mulai melakukan seran­gan. Meski demikian, ketiga hakim tetap sepakat untuk memenangkan Bradley angka mutlak. Ini adalah kekalahan pertama Vargas sebagai petinju profesional.

Pascapertarungan, Vargas men­desak timnya melakukan komu­nikasi dengan tim Bradley untuk menggelar duel ulang (rematch). Tantangan itu pun ditanggapi dingin oleh Bradley dengan men­gatakan: "Anda tinggal berbicara dengan orang saya," kata Bradley seperti dilansir Reuter.

Ketika dimintai tanggapan soal perlindungan kepada Bradley sampai Vargas kegirangan, kar­ena disangka dia memenangkan pertandingan.

Russell menjawabnya dengan dingin mantan marinir itu berkata ia mengira suara tepukan seperti bel. Sehingga ia menghentikan pertarungan di 10 detik tersisa dan itulah yang membuat Vargas ke­cewa. Sebab ia sempat melakukan selebrasi kemenangan.

"Tepukan penonton sangat keras di ronde 12 dan saya pikir saya mendengar bel, sehingga saya memutuskan untuk menghentikan pertarungan. Tapi itu keputusan yang jujur," kata Russel. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya