Berita

Manuver Amien Rais Didorong Peluang PAN Gabung Pemerintah

MINGGU, 28 JUNI 2015 | 22:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional, Amien Rais meminta Presiden Joko Widodo segera mengocok ulang tim ekonomi untuk menyelesaikan persoalan ekonomi yang tak kunjung membaik.

Mengapa Amien begitu ngebet mendorong reshuffle Kabinet Kerja?

"Jika dilihat posisi AR (Amien Rais) yang selalu berseberangan dengan PJ (Presiden Jokowi), agak sulit mengatakan bahwa kengebetan tersebut karena AR simpati atau mendukung Pemerintahan PJ. Yg paling dekat adlh bhw manuver AR didorong oleh adanya peluang PAN ikut gabung jika reshuffle itu dilakukan," ujar pengamat politik senior, Muhammad AS Hikam dalam facebooknya, Minggu (28/6).


Menurut Hikam, isyarat akan masuknya PAN di dalam barisan Koalisi Indonesia Hebat sudah muncul lama, sejak kepemimpinan PAN di bawah kendali Zulkifli Hasan yang juga besan Amien Rais.

"Jika motif AR adlh karena peluang posisi di kabinet bagi PAN, tentunya sangat disayangkan," tukasnya.

Kemarin, Amien Rais mengatakan perlunya Presiden Jokowi mengocok ulang kabinet. Kocok ulang kabinet, kata Amien, harus dilakukan antara lain terhadao tim ekonomi Kabinet Kerja.  Hal ini kata dia, untuk menyelesaikan persoalan ekonomi Indonesia yang tak kunjung membaik.

"Reshuffle lebih cepat lebih baik. Jangan sampai Jokowi seperti burung unta, yang kalau melihat bahaya justru memasukkan kepalanya ke dalam pasir dan tidak ingin melihat bahaya itu," kata Amien saat menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar Partai Perindo di Jakarta, Sabtu (27/6).[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya