Berita

Olahraga

16 Tokoh Sepakbola Nasional Sampaikan Sikap Bersama

JUMAT, 26 JUNI 2015 | 12:08 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 16 tokoh sepakbola nasional menyatakan sikap mereka atas polemik sepakbola Indonesia yang berkepanjangan. Sikap disampaikan secara langsung oleh mantan Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang juga Dewan Kehormatan PSSI, Agum Gumelar di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, tadi malam (Kamis, 25/6).

Agum menyampaikan sikap mewakili 15 nama lain yang ikut serta. Di antaranya Mayjend H. Azwar Anas, Mayjend Tono Suratman, Mayjend Adang Ruchiatna Puradiredja, Mayjend IGK Manila, Letjen EE Mangindaan, Maulwi Saelan, Nurdin Halid, Nirwan Bakrie, Harbiansyah, Syahril Taher, Surya Dharma Tahir, Widjono Hardjanto, Masmun Yan Manggesa, Roy Suryo, dan Adhyaksa Dault.

Menurut Agum, sikap disampaikan karena sepakbola Indonesia kembali ke titik nadir. Padahal pasca dualisme, PSSI sudah berjalan on the track ke arah yang lebih baik.


"Bukan karena dualisme kompetisi atau asosiasi, tetap karena secara sistematis ada pihak yang melakukan intervensi terhadap sepak bola Indonesia. Dan puncak dari malapetaka itu adalah turunnya sanksi FIFA terhadap sepakbola Indonesia pada 30 Mei 2015. Sekali lagi sanksi FIFA turun akibat adanya intervensi terhadap sepakbola," jelas Agum Gumelar.

Dalam pernyataan sikap bersama, para tokoh sepakbola nasional tersebut meminta Presiden Joko Widodo agar dapat memastikan bahwa status kedudukan dan martabat PSSI segera dipulihkan dengan mengembalikan segala kewenangan sepak bola kepada PSSI, sehingga sanksi FIFA dapat segera dicabut.

Mereka juga mendesak agar tidak ada upaya-upaya terselubung dari pihak manapun yang dapat menimbulkan benih-benih perpecahan dalam keluarga besar sepakbola Indonesia.

"Karena hanya ada satu PSSI yang harus dihormati dan jaga sesuai hasil kongres PSSI di Surabaya 18 April 2015 lalu yang memilih bapak La Nyalla M. Mattalitti sebagai Ketua Umum PSSI beserta 14 anggota Komite Eksekutif lainnya," tegas Agum.

Selain itu juga seluruh anggota PSSI baik itu klub, Asosiasi Provinsi maupun Asosiasi Pemain, Pelatih, dan Futsal diserukan untuk tetap solid dan memegang teguh prinsip sepak bola yang menjadi pondasi rumah sepakbola nasional, yakni Statuta PSSI maupun Statuta FIFA. [wid]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Tanam Jagung Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:53

Pengamat Ingatkan Bahaya Berita Hoax di Balik Perang AS-Israel Vs Iran

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:33

Polri Gandeng Pemuda Katolik Wujudkan Swasembada Pangan di Cianjur

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:13

Anggota DPR Tidak Boleh Lepas Cerdaskan Generasi Bangsa

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:59

Jalur Rempah dan Strategi Penguatan Armada Domestik

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:42

DPRD Klungkung Setujui Ranperda Pajak Demi Genjot PAD

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:18

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Polri All Out Dukung Petani dan Wujudkan Swasembada

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:42

Presiden Iran Minta Maaf ke Negara Arab yang Terdampak Serangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:15

Bea Cukai Gandeng BNN Bongkar Laboratorium Narkoba di Bali

Minggu, 08 Maret 2026 | 00:56

Selengkapnya