Berita

rahmi soekasah/net

Olahraga

Sudah Jelas, Menpora Tak Berniat Bertemu La Nyalla

KAMIS, 25 JUNI 2015 | 09:15 WIB | LAPORAN:

Ketua Special Taskforce Millenium Football Development, Rahim Soekasah mengatakan, tidak etis seorang mantan Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Djohar Arifin Husin menghadiri pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi.

Menurut dia, itu sudah melanggar kode etik seorang pengurus. Seharusnya yang datang dan bertemu dengan Menpora adalah ketua umum yang sah, La Nyalla Mattaliti yang secara resmi terpilih dalam Kongres Luar Biasa di Surabaya.

"Saya melihat Menpora sepertinya memang tidak memiliki niat untuk bertemu dengan La Nyalla Mattaliti. Yang lain bahwa tidak ada keinginan berupaya dari Menpora agar sanksi FIFA segera dicabut," ujarnya.


"Tindakan Menpora dengan mengundang pengurus PSSI lama sulit dicerna secara nalar atau logika akal sehat sebagai upaya menindaklanjuti perintah Komisi X DPR RI," tambahnya.

Rahim menyebut Menpora sepertinya memilih bersikap main-main dan menghindari masalah dengan cara yang melecehkan terhadap kecerdasan dan norma umum.

"Dari awal sampai sekarang saya lihat Menpora berbelit-belit. Aku lihat aneh bin ajaib," ucap Rahim heran.

Kemenpora diketahui mengundang Djohar untuk bertemu pada Selasa (22/6). Adalah Kepala Bidang Organisasi Kemenpora, Edy Nurindra, yang membeberkan hal tersebut.

Djohar diundang karena dirasa mewakili PSSI walau induk sepak bola Indonesia itu sudah berganti kepengurusan setelah para voter PSSI memilih La Nyalla di Kongres Luar Biasa (KLB), 18 April. Djohar diundang karena Kemenpora dilaporkan masih berpegangan pada Surat Keputusan per 17 April yang baru diketahui keesokan harinya. Pada 17 April, La Nyalla belum dipilih.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya