Berita

foto:net

Bisnis

Kapan Masyarakat Indonesia Gunakan TV Digital

SABTU, 13 JUNI 2015 | 08:12 WIB | LAPORAN:

Perkembangan teknologi informasi dalam hal ini Televisi telah memiliki kemajuan yang luar biasa, bahkan setiap penduduk indonesia terutama di pulau jawa telah memiliki televisi di rumahnya sehingga tidak heran pengaruh televisi begitu besar di masyarakat.

Peran pemerintah dalam mengatur dan melaksanakan televisi digital telah dilakukan sejak 2012, namun pada pelaksanaanya tidak berjalan sesuai dengan rencana yang telah di tetapkan, baik dari pemerntah maupaun swasta dan pengelola televisi swasta.

"TV digital merupakan bentuk keniscayaan dari perkembangan teknologi informasi, seperti halnya internet, namun dalam perkembangannya mengalami berbagai kendala dan penolakan dari segelinir pengusaha televisi," kata Staf Ahli Kementerian Komunikasi dan Informasi bidang teknologi, Ir Woro Indah Widyastuti melalui rilis tertulisnya.


Padahal, menurut dia, apabila masyarakat indonesia menggunakan TV digital akan memperoleh banyak manfaat mulai dari gambarnya lebih jernih, suaranya jelas serta berbagai channel dan masyarakat menikmati siaran televisi secara gratis (free to air).

"Cukup memasangkan set top box atau semacam recorder, di mana proses penyambungan seperti DVD, namun ini dari kabel antena ke set Top Box dan kabel set Top Box di sambukan ke televisi," sambungnya.

Untuk itu Kemenkominfo bekerjasama dengan Universitas Mustopo (Beragama) dan majalah Broadcastmagz menyosialisasikan tentang Televisi Digital, hal ini karena mahasiswa yang secara ekonomi dan pengetahuan lebih baik masih awam dan salah persepsi terhadap informasi tersebut. Karena di beberapa negara maju seperti Amerika dan Eropa bahkan Asia telah menggunakan set top box pada televisi di masing - masing rumahnya.

Dengan adanya sosialisasi dan edukasi di kalangan mahasiswa, Woro berharap mampu menyebarkan informasi tekait Televisi di gital kepada masyarakat, dengan demikian masyarakat indonesia akan melihat siaran televisi lebih baik.[wid] 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya