Berita

Bisnis

OLX Indonesia Buat Program #BekasJadiBerkah

KAMIS, 11 JUNI 2015 | 19:40 WIB

Situs jual beli online, OLX Indonesia, membuat gerakan sosial untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat, bahwa masih banyak sekali di sekitar kita yang membutuhkan uluran tangan. Yaitu, lewat program sosial bernama #BekasJadiBerkah.

"Program #BekasJadiBerkah merupakan wadah ajakan mendonasikan hasil penjualan barang bekas kepada orang yang membutuhkan," ujar CEO OLX Indonesia Daniel Tumiwa dalam siaran persnya (Kamis, 11/6).

Dalam program tersebut, OLX membantu dengan cara mencarikan orang-orang yang menjadi calon penerima donasi dari #BekasJadiBerkah. Karena itu, OLX Indonesia tidak bergerak sendirian.


"Selain tim internal sejumlah 180 orang, kami mengajak sejumlah komunitas yang bergerak di bidang sosial. Komunitas yang dimaksud antara lain Save Street Child, Taman Bacaan Pelangi, dan Akademi Berbagi," ucapnya.

Namun, dia memberi catatan, OLX Indonesia tidak mengumpulkan uang donasi yang diperoleh dari gerakan tersebut.

Penyerahan uang donasi sepenuhnya dipercayakan pada peserta yang sudah mengiklankan barang bekasnya dengan tanda pagar #BekasJadiBerkah. Contohnya setelah menjual suatu barang, donasi bisa disampaikan denga cara menghubungi yayasan yang namanya tercantum di situs www.bekasjadiberkah.id.

"Melalui program ini, barang bekas milik seseorang yang sudah tidak terpakai, bisa menjadi berkah ketika diterima oleh orang lain," ujar dia.

Sebelumnya pada 2014, mereka juga sempat mengadakan gerakan serupa dan berhasil mengumpulkan 47.043 orang partisipan. Harapannya tahun ini akan diikuti lebih dari jumlah tersebut.

Bila ada yang ikut berpartisipasi. Maka cukup dengan mengiklankan barang tak terpakai melalui situs OLX, kemudian ditambahkan tagar #BekasJadiBerkah pada judul iklan dan ditambah deskripsi mengenai tujuan partipasi gerakan sosial ini. [zul]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya