Berita

Hukum

Ditunggu Sikap Profesional Penyidik Garap Ari Soemarno

SELASA, 09 JUNI 2015 | 21:52 WIB | LAPORAN:

. Bareskrim Polri didesak untuk tidak hanya berhenti pada pemeriksaan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam kasus dugaan korupsi dan pencucian uang penjualan kondensat yang melibatkan PT TPPI.

Para anak buah Komjen Budi Waseso juga diminta untuk memeriksa pihak lainnya, seperti mantan Dirut Pertamina Ari Soemarno.

"Sudah seharusnya penyidik untuk memeriksa semua pihak yang terlibat. Tidak boleh ada perbedaan sikap penyidik terhadap siapapun termasuk pada Arie Soemarno yang pada saat penjualan kondensat menjabat sebagai Dirut PT Pertamina," terang Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI) Ferdinand Hutahaean di Jakarta, Selasa (9/6).


Menurutnya, semua pejabat yang turut menentukan kebijakan dan memberikan persetujuan, serta dalam pengambilan kebijakan harus diperiksa tanpa terkecuali.

"Kita tunggu sikap profesionalisme penyidik menangani perkara ini agar tidak terkesan tebang pilih dan melindungi beberapa pihak yang terkesan dekat dengan kekuasaan," jelasnya.

"Arie Soemarno juga harus diperiksa penyidik karena Arie pasti mengetahui proses yang terjadi saat itu," sambung Ferdinand. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya