Berita

Uchok Sky Khadafi/net

Hukum

Aneh, Tak Ada Lembaga Hukum yang Berani Sentuh Ibas

MINGGU, 07 JUNI 2015 | 12:10 WIB | LAPORAN:

. Direktur Centre for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi mengaku heran dengan pengakuan politisi Demokrat yang juga mantan Ketua Komisi VII DPR Sutan Bhatoegana  yang mengungkapkan adanya upaya korupsi yang nilainya Rp 4 triliun yang melibatkan putra SBY, Ibas Yudhoyono, namun tidak ada satupun lembaga hukum dan politik yang mendorong terungkapnya kasus tersebut.

"Aneh saja, sudah ada pengakuan Sutan Bhatoegana bahwa ada duggan korupsi sebesar Rp 4 trilun yang melibatkan seorang politisi muda, tapi tidak ada satupun langkah baik dari penegak hukum, maupun lembaga politik seperti DPR yang sekaligus mempunyai fungsi pengawasa untuk menindaklanjutinya," ujar Uchok kepada wartawan, Minggu (7/6).

Kondisi ini jelasnya, akan membuat masyarakat pesimis, bahwa penegakkan hukum tidak akan bisa berjalan, jika terkait pihak-pihak yang berkuasa.


"Mana janji Jokowi untuk memberantas korupsi? Mana KPK, Polisi dan Kejaksaan? Mana suara DPR untuk mengawasi pemerintah maupun KPK? Semuanya diam terkait kasus ini," paparnya.

Seharusnya menurut Uchok, tidak ada satupun warga negara, meski anak bekas presiden sekalipun bisa bebas dari hukuman jika melakukan korupsi.

"Kalau seperti ini, kapan masyarakat bisa berharap adanya kesamaan dimuka hukum?" tanyanya. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya