Berita

Bisnis

JICA Jajaki Kerja Sama dengan BPSDM KP

SABTU, 06 JUNI 2015 | 08:25 WIB | LAPORAN:

Japan International Cooperation Agency (JICA) melakukan penjajakan rencana kerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPSDM KP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Hal ini dilakukan pada pertemuan pembahasan hal tersebut di Kantor Pusat BPSDM KP, Jakarta, kemarin (Jumat, 5/6).

Pertemuan dipimpin oleh Kepala BPSDM KP Suseno Sukoyono dan dihadiri oleh pejabat lingkup BPSDM KP serta perwakilan dari JICA, yang terdiri dari Senior Representative JICA Saito Mikiya, Former Advisor KKP Nomura Ichiro, dan Representative JICA Suzuki Sachiko.

Kerja sama baru yang ditawarkan JICA adalah Program Technical Cooperation mengenai The Project for Suistainable Marine Resources Management and Fisheries Promotion. Program ini antara lain terdiri dari workshop, seminar, dan pengiriman tenaga ahli Indonesia ke Jepang.


Kerja sama ini dilatarbelakangi oleh beberapa isu, antara lain Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing; pembangunan ekonomi berbasis sumberdaya kelautan dan perikanan dan poros maritim; serta RPJMN 2015-2019.

Kepala BPSDM KP menyatakan bahwa pihaknya menyambut baik dan mendukung tawaran kerja sama dari JICA tersebut dan akan menindaklanjutinya. Di samping BPSDM KP, kunjungan JICA ke KKP juga dilakukan ke unit kerja lainnya pada 4-5 Juni 2015, antara lain Direktorat Jenderal (Ditjen) Perikanan Tangkap, Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan, serta Executive Director Sekretariat Regional The Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries and Food Security (CTI-CFF).

Melalui kerja sama ini seperti dikutip dari rilis BPSDM KP yang diterima redaksi pagi ini (Sabtu, 6/6), diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar di bidang pengembangan SDM kelautan dan perikanan bagi kedua belah pihak, khususnya bagi pembangunan nasional di sektor kelautan dan perikanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.[wid]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya