Berita

Bisnis

Aktivis Desak Menteri ESDM Laporkan Penikmat Rente Migas

KAMIS, 04 JUNI 2015 | 15:27 WIB | LAPORAN:

Langkah Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Sumarno dan Pertamina membubarkan Pertamina Energy Trading Limited (Petral) diapresasi kalangan aktivis.

"Itu bagian dari komitmen para menteri untuk menjalankan agenda perubahan yang diusung adanya rekomendasi pembubaran Petral. Sebab selama ini Petral yang selalu ditunggangi oleh pihak ketiga untuk membangun jejaring permainan tender, selalu merugikan negara," ujar mantan aktivis mahasiswa 98, Taufan Hunneman melalui pesan singkatnya, Kamis (4/6).  

Aktivis antimafia migas ini menegaskan, dengan dibubarkannya Petral, Pertamina pasti akan diuntungkan, terutama dalam menstabilkan harga minyak di Indonesia.


"Dengan dibubarkan Petral dan beralih ke integrated supply chain, jelas-jelas Pertamina diuntungkan dari penjualannya. Karena itu menjadi sangat aneh, adanya beberapa orang yang tetap ingin mempertahankan agar petral tetap dipertahankan," ketus Taufan.

Ia curiga pihak-pihak yang bersikukuh mempertahankan keberadaan Petral itu justru skenario serangan balik dari para mafia migas dengan memanfaatkan media dan tokoh-tokoh LSM. Menurutnya, Menteri ESDM harus segera melaporkan pihak-pihak yang menikmati rente migas.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya