Berita

net

Eksploitasi Lingkungan Hidup Masih Berlebihan

MINGGU, 31 MEI 2015 | 16:17 WIB | LAPORAN:

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) memastikan hingga pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini masih terjadi eksploitasi sumber daya alam berlebihan. Akibatnya, merusak lingkungan hidup dan merubah peruntukan lahan tanam.

"Fenomena beras impor tidak lain dan tak terlepas karena lahannya untuk kebun sawit. Tidak ada diversifikasi pangan, pertanian rakyat tidak tumbuh," kata Direktur Kajian Walhi Pius Ginting dalam diskusi 'Hutan Indonesia di Persimpangan Nawacita' yang digelar Forum Senator untuk Rakyat (FSuR) di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta (Minggu, 31/5).

Menurutnya, selain menimpa lahan hutan, ekpolitasi sumber daya alam berlebihan juga terjadi di sektor tambang. Akibatnya, lahan milik masyarakat terdegradasi dengan kepentingan usaha pertambangan.


"Kita lihat Kementerian Bappenas, pada akhirnya tampaknya Jokowi tetap mendukung pembangunan rel kereta api di Kalimantan Tengah. Satu sisi kurangi moratorium hutan tapi bangun rel kereta," jelas Pius.

Dia memastikan, semakin banyak lahan hutan yang dibuka bakal mengancam kehidupan masyarakat sendiri.

"Hutan dibuka padahal masyarakat hidup dengan berburu dan bertani. Akibatnya makin termarjinalkan dengan ekspolitasi batu bara lewat kerata api itu," demikian Pius. [wah]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya