Berita

ilustrasi/net

Hukum

Bareskrim Mulai Selidiki Pelanggaran Tender LPG ISC Pertamina

JUMAT, 29 MEI 2015 | 21:33 WIB | LAPORAN:

. Pelanggaran dalam Tender LPG Integrated Suply Chain (ISC) Pertamina pada 23 Februari lalu mulai diselidiki Bareskrim Polri. Negara diduga merugi hampir Rp 5,2 miliar dalam tender itu.

Hal itu sebagaimana diutarakan Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Victor Edison Simanjutan, Jumat (29/5).

"Itu masih dalam penyelidikan," terangnya.


Untuk diketahui, ISC Pertamina pada 23 Februari 2015 melaksanakan tender LPG yang terdiri dari 22.000 MT butane dan 22.000 MT Propane. Tapi, dalam pengadaannya, diduga ISC-Pertamina menabrak aturan. Penawaran tender ke peserta disebutkan untuk pricing dan loading bulan April 2015 namun ISC-Pertamina justru telah memenangkan Total Trading Asia Pte, Ltd dengan pricing Maret 2015.

Ketika ditanya apakah penyidik sudah memeriksa Market Analysis Risk Management & Government Manager Anizar Burlian, Victor menegaskan belum ada pengambilan keterangan dari saksi manapun, baru sebatas pengumpulan data.

Anggota Komisi VII DPR RI, Iskan Qolba Lubis sebalumnya juga mengaku tengah mengumpulkan data terkait tender tersebut.

"Iya sekarang ini kita sedang kumpulin data-datanya. Jadi nampaknya ada kepentingan-kepentingan politik di sini. Itu akan membuktikan bahwa pengelolaan migas ini belum transparan, belum dikelola sebagaimana layaknya. Sudah kita pantau, kita sudah punya data-data itu dan sedang kumpulkan data-datanya," kata Qolba. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya