Berita

Bambang Alamsyah/net

Hukum

Andil Bupati Tanah Laut dalam Suap Usaha Tambang Terus Didalami

RABU, 27 MEI 2015 | 13:12 WIB | LAPORAN:

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan keterlibatan Bupati Tanah Laut Bambang Alamsyah dalam kasus dugaan suap perizinan usaha pertambangan PT Mitra Maju Sukses (MMS).

Kasus ini menjerat Direktur PT MMS Andrew Hidayat dan mantan Bupati Tanah Laut yang kini menjabat anggota Komisi IV DPR Adriansyah sebagai tersangka. Bambang pun kembali diperiksa penyidik KPK hari ini.

"Dia akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka AH (Andrew Hidayat)," ujar Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha, Rabu (27/5).


Andrew merupakan pengusaha yang diduga memberikan suap kepada Adriansyah yang juga politisi senior PDIP dalam pengurusan izin tambang PT MMS di Kabupaten Tanah Laut. Bambang sendriri merupakan anak dari Adriansyah.

Kuat dugaan Bambang akan diminta kesaksian terkait dugaan aliran uang suap yang diterima oleh sang ayah. Kabarnya aliran uang suap yang diterima Andriansyah melalui Bambang.

Selain Bambang, penyidik juga memanggil saksi lain, yakni Antoeng Mas Rhoedy Erhansyah selaku Kepala Bidang Pertambangan Umum dan Perijinan Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Tanah Laut, serta Esther Suzanna Pakpahan selaku Karyawan PT MMS.

Dalam kasus ini, Adriansyah diduga melanggar pasal 12 huruf (b) atau pasal 5 ayat 2 junto pasal 5 ayat 1 huruf (b) atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto pasal 64 ayat 1 KUHP. Sedangkan Andrew Hidayat diduga melanggar pasal 5 ayat 1 huruf (b) atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto pasal 64 ayat 1 KUHP.

KPK memastikan tengah mendalami perusahaan lain yang menyuap Adriansyah. Sebab, Adriansyah ditengarai menerima suap bukan hanya sekali terkait pengurusan izin usaha tambang.

Informasi yang dihimpun, suap diberikan Andrew lantaran PT MMS juga punya usaha lain terkait tambang. Perusahaan ini juga merupakan subkontraktor yang menjalankan usaha pertambangan PT Indoasia Cemerlang. PT Indoasia ini mendapat izin usaha dari Adriansyah saat menjadi Bupati Tanah Laut di tahun 2009.

PT MMS sebagai subkontraktor berkepentingan melanjutkan usaha tambang batu bara. Namun, izin mereka hampir habis sehingga Andrew diduga mengeluarkan uang untuk mendapat perpanjangan izin. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya