Berita

Bisnis

Laba Meningkat, Inalum Kucurkan Beasiswa Rp 8 Miliar

SELASA, 26 MEI 2015 | 09:15 WIB | LAPORAN:

Sebagai wujud kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan, PT Inalum (Persero) pada tahun 2015 ini akan menyalurkan dana beasiswa sebesar Rp 8 miliar lebih  kepada siswa-siswi SD, SMP dan SMA serta Perguruan Tinggi yang ada di Sumatera Utara.

Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), Winardi menjelaskan, target dana beasiswa pendidikan ini untuk 10 Kabupaten/Kota di Sumut yakni Kab. Batu Bara, Kab. Asahan, Kab. Toba Samosir, Kab. Samosir, Kab. Dairi, Kab. Karo, Kab. Simalungun, Kab. Humbang Hasundutan, Kab. Tapanuli Utara, dan Kota Tanjung Balai.

"Penyerahan dana beasiswa untuk tingkat SD, SMP, dan SMA akan dilaksanakan mulai bulan Juni sampai dengan Agustus 2015, sedangkan untuk tingkat Perguruan Tinggi akan diserahkan pada bulan Agustus sampai dengan Oktober 2015," urainya melalui pesan elektronik yang diterima, Selasa (26/5).


Penyaluran dana beasiswa ini, lanjut dia, tak terlepas dari kinerja PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) pada tahun 2014 selama periode April-Desember 2014 mengalami peningkatan yang signifikan. Produsen aluminium batangan (ingot) satu-satunya di Indonesia tersebut memperoleh laba dua kali lipat dibanding tahun fiskal sebelumnya.
 
Peningkatan kinerja PT Inalum (Persero) tersebut didukung oleh kondisi operasi yang aman dan terkendali dengan tinggi muka air Danau Toba pada level 904,36 mdpl pada akhir Desember 2014 dan rata-rata mengoperasikan 501 dari 510 unit tungku peleburan yang dimiliki.

"Jadi tahun 2014, produksi aluminium batangan mencapai 199.692 ton, naik 4,1 persen dibandingkan produksi 190.363 ton pada periode yang sama di tahun 2013," paparnya.

Harga aluminium batangan yang cenderung menguat selama tahun 2014 juga mendorong perusahaan plat merah ini memperoleh laba bersih sebesar 128,7 juta dolar AS atau meningkat secara signifikan 201 persen dari 64 juta dolar AS (setelah restatement) pada tahun fiskal 2013.
 
Dari sisi penjualan aluminium batangan, pasar domestik menyerap sebesar 142.925 ton (71,5 persen), meningkat sekitar 171 persen lebih dibandingkan periode yang sama pada tahun 2013 yang hanya sebesar 83.362 ton. Sedangkan  ekspor aluminium batangan mencapai 57.000 ton (28,5 persen) atau turun sebesar 47 persen dibandingkan ekspor tahun lalu, yang  saat itu masih berstatus sebagai Perusahaan Modal Asing (PMA) yaitu  sebesar 107.001 ton.

"Peningkatan penjualan pada pasar domestik menunjukkan keseriusan PT Inalum (Persero) untuk turut mengembangkan industri hilir Aluminium di Indonesia," imbuhnya.

Demikian halnya dari sisi kontribusi terhadap negara, pada bulan Desember 2014, PT Inalum (Persero) juga telah menyetor tambahan atas dividen tahun fiskal 2013 sebesar ekuivalen 10 juta dolar AS dan dividen interim untuk tahun buku 2014 sebesar 90 juta dolar AS kepada pemerintah.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya