Berita

ilustrasi/net

Mengerikan, Anak Muda Lengah dalam Pengamalan Pancasila

JUMAT, 22 MEI 2015 | 16:11 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Generasi muda bangsa jangan sekali-kali lengah dalam mengenal dan mendalami seluk beluk negaranya karena generasi muda adalah penerus kepemimpinan bangda.

"Generasi muda seharusnya menjadi garda terdepan dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur bangsanya. Makanya, di setiap pertemuan sosialisasi Empat Pilar saya selalu menanyakan soal Pancasila, apakah hafal atau tidak,” ujar Pimpinan Kelompok DPD RI di MPR RI, Abraham Paul Liyanto, dalam diskusi soal Pancasila dan UUD, di kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jumat ( 22/5 ).

Akan menjadi persoalan penting jika generasi muda bangsa ditemukan tidak pernah  mengamalkan Pancasila, apalagi tidak hafal Pancasila.


"Sangat miris dan berbahaya. Lalu, bagaimana jika mereka menjadi pemimpin bangsa?” katanya.

Dalam penyampaian materi, Abraham banyak mengupas soal Pancasila dan soal perubahan konstitusi.  Kepada para peserta mahasiswa, Abraham menjelaskan bahwa UUD 1945 sudah mengalami perubahan sebanyak empat kali. Perubahan pertama dilakukan setelah reformasi lahir, yakni periode MPR tahun 1999-2002.

Perubahan UUD 1945 yang telah dilakukan mengatur tiga hal penting, yakni, pertama, pembatasan kekuasaan organ-organ negara.  Kedua, untuk mrengatur hubungan antar lembaga-lembaga negara. Dan ketiga, untuk mengatur hubungan kekuasaan antar lembaga-lembaga negara dengan warga negara.

"Kami berharap, pasca sosialisasi ini wawasan para peserta mahasiswa soal nilai-nilai luhur dan konstitusi bangsa bertambah, dan menyebarkannya kepada teman-temannya baik di kampus atau di rumah, agar semua paham dan sama-sama mengamalkannya demi Indonesia lebih baik," pungkasnya. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya