Berita

kurtubi/net

Politik

Kurtubi: Pembubaran Petral Tidak Cukup Tanpa Pembangunan Kilang Baru

JUMAT, 22 MEI 2015 | 15:55 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sebagai negara yang kaya dengan hasil alam dan tanah subur, swasembada di Indonesia haruslah terwujud pada semua sektor produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak.

Tidak hanya soal efisiensi, swasembada Bahan Bakar Minyak (BBM) juga merupakan langkah strategis pemerintah menuju kedaulatan energi. Jadi, pemerintah tidak perlu terlalu berbangga karena sudah berhasil membubarkan anak usaha PT. Pertamina, Petral, yang disebut sebagai sarang mafia migas.

"Tak cukup hanya dengan membubarkan Petral," tegas anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Nasdem, Kurtubi, di gedung DPR, Jakarta, Jumat (22/5).


Lebih lanjut, Kurtubi menegaskan bahwa semestinya Indonesia memiliki program jangka panjang sebagai sebuah kejelasan negara yang bercita-cita. Gambaran pembangunan dan kemajuan negara ini jangan hanya dipersiapkan untuk 5 tahun saja.

Kurtubi mencontohkan pentingnya pembangunan kilang baru di Lombok, untuk memenuhi kebutuhan BBM bagi wilayah Nusa Tenggara dan Maluku. Tujuannya, biaya distribusi dapat lebih murah, dibandingkan BBM harus dipasok dari kilang di Kalimantan atau Jawa.

Bahkan, ironisnya, kebutuhan BBM di beberapa wilayah tersebut masih dipasok dari kilang Balikpapan sejak zaman Hindia Belanda.

"Akibatnya, ongkos angkut begitu mahal karena jarak yang jauh,” ungkapnya. [ald]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya