Berita

SOSIALISASI EMPAT PILAR

HNW: Kupang adalah Potret Indonesia Kecil

JUMAT, 22 MEI 2015 | 10:42 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, mengungkapkan kekagumannya terhadap kerukunan masyarakat di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Ia menilai, budaya toleransi antar umat beragama di wilayah timur Indonesia itu sangat tinggi.

"Kupang adalah potret Indonesia kecil. Beragam, tapi bisa menjaga toleransi. Hal tersebut sangat sesuai dengan Pancasila,” ujar Hidayat yang biasa disebut HNW, dalam seremoni pembukaan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan metode outbound, di Grand Ballroom Hotel Aston, Kupang, Nusa Tenggara Timur, kemarin.

Tugas generasi sekarang, lanjut HNW, adalah menjaga dan mengembangkan nilai-nilai luhur yang sudah dirumuskan oleh founding fathers  bangsa.  Menjaga dan mengamalkan nilai-nilai luhur memang sangat berat, tapi harus dilakukan dengan berbagai cara yang baik oleh seluruh rakyat Indonesia.


"Seperti yang dilakukan MPR RI ini, melakukan kegiatan sosialisasi adalah sebagai bentuk upaya serius dalam mewujudkan hal tersebut,” katanya.

Kegiatan sosialisasi empat pilar adalah pelaksanaaan perintah UU untuk mensosialisasikan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika ke berbagai elemen masyarakat khususnya generasi muda bangsa.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, mengungkapkan apresiasi kepada MPR atas upaya penanaman kembali nilai-nilai luhur bangsa kepada generasi muda.

"Sosialisasi ini sangat penting dalam upaya kita menjaga ideologi bangsa kita sendiri. Pancasila yang mampu mengikat bangsa yang beragam menjadi satu dalam wadah NKRI. Kita wajib menjaganya dan mengawalnya. Sangat keterlaluan jika ada  rakyat yang tidak tahu dan tidak mau tahu soal ideologi dan nilai nilai luhur bangsanya sendiri terutama untuk para generasi muda," tuturnya.

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI berlangsung selama empat hari (21-24 Mei 2015 ), di Kupang, dengan menampilkan 15 narasumber dari anggota MPR RI lintas fraksi. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya