Berita

sby

Tuduhan Menteri ESDM ke SBY Tergolong Serius

SELASA, 19 MEI 2015 | 22:10 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tuduhan dan tudingan Menteri ESDM Sudirman Said terhadap Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono tergolong serius. Apalagi tusukan itu digaungkan di media massa. Artinya Menteri Said sengaja ingin tudingannya itu jadi keyakinan publik.

Demikian disampaikan Juru Bicara DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan dalam siaran pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL (Selasa, 19/5).

"Seolah pada era SBY soal pembubaran Petral dan pemberantasan mafia, tertahan di meja Presiden SBY," ungkap.  


Dia menambahkan, SBY sudah mengklarifikasi dan membantah pernyataan Menteri ESDM. Bahkan diperkuat klarifikasi lima mantan menteri era SBY. "Seskab era SBY, Dipo Alam turut meng-clear kan tak ada surat apapun ke Presiden SBY terkait Petral itu masuk ke mejanya," imbuh Ramadhan.

Karena itu, sambung Ramadhan, kini giliran Menteri Said mengklarifikasi tuduhannya kepada SBY. Sebab, di negeri ini tak ada yang kebal hukum. Tak ada pula yang boleh mencemarkan nama baik siapapun. "Ini sangat serius," tandasnya.

Sudirman Said sendiri saat dimintai tanggapan atas bantahan SBY mengatakan, pemerintahan sebelumnya tahu persis langkah-langkah dalam mengelola sektor ESDM khususnya sektor migas.

"Saya senang diskusi saya dengan Pak Faisal kemarin di Cikini mendapat sambutan dari banyak pihak, dan membuat banyak pihak melek menjadi lebih tahu situasi yang sebenarnya," tegas Sudirman Said. [zul]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya