Berita

dipo alam/net

Bisnis

Dipo Alam: Tidak Benar Pemerintahan SBY Halangi Pembubaran Petral

SENIN, 18 MEI 2015 | 19:31 WIB | LAPORAN:

. Mantan Seskab, Dipo Alam merasa terganggu dengan ucapan mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri dan Menteri BUMN Sudirman Said yang menyatakan pemerintah SBY pernah menghalangi upaya pembubaran Petral. Dipo, yang dikenal sebagai orang dekat SBY memastikan, tudingan itu tidak benar.

"Saya perlu meluruskan info itu. Saya pastikan pemerintahan SBY tak pernah menghalangi," ucap Dipo dalam perbincangan dengan redaksi, Senin (18/5).

Dipo merasa kesal dengan pernyataan Faisal yang menyatakan bahwa Dahlan Iskan saat menjabat Menteri BUMN pernah tiga kali mengajukan surat pembubaran Petral ke Presiden. Namun, semua surat yang diajukan selalu mentok.


Dipo tegaskan, tidak pernah ada surat masuk dari Dahlan Iskan selaku Menteri BUMN ke SBY untuk pembubaran Petral. Menurutnya, Sudi Silalahi yang saat itu menjabat Mensesneg juga tidak pernah terima.

"Kalau ada surat itu, tentu akan dibahas dalam sidang kabinet terbatas. Tapi tidak pernah ada suratnya," imbuhnya.

Dipo mengaku tidak masalah jika pemerintahan saat ini mau membubarkan Petral. Tapi, tidak perlu membuat pernyataan yang seolah-olah pemerintahan SBY menghalangi pembubaran Petral. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya