Berita

Bambang Brodjonegoro/net

Bisnis

Menkeu: Perlambatan Ekonomi Global Membuat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tidak Mudah

RABU, 13 MEI 2015 | 12:12 WIB | LAPORAN:

. Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menyebut bahwa lambatnya pertumbuhan ekonomi tidak hanya dialami oleh Indonesia.

Demikian disampaikan Menteri Bambang dalam acara seminar ekonomi bertema 'Strategi Mewujudkan Arsitektur Sistem Keuangan dan Perbankan Nasional yang Tangguh' di Hotel Borobudur, Jakarta (Rabu, 13/5). Pembicara lain dalam seminar itu adalah, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo dan Ketua Komisi XI DPR RI Fadel Muhammad.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I-2015 melambat di angka 4,7 persen atau lebih rendah dari kuartal I-2014 sebesar 5,2 persen.


"Perlambatan ekonomi ini tidak hanya dialami Indonesia tapi negara lain juga. Bahkan IMF yang merupakan rujukan prediksi pertumbuhan ekonomi pun memangkas target pertumbuhan ekonomi dunia hanya di angka 3,1 persen, lebih rendah dibandingkan prediksi di awal Januari 2015 di angka 3,6 persen," jelas Menkeu.

Menteri Bambang menyebutkan, perlambatan ini juga membuat prediksi pertumbuhan ekonomi menjadi tidak mudah karena begitu dinamisnya perubahan yang terjadi.

"Kalau begini yang susah saya dengan Pak Fadel, asumsi ekonomi yang telah dibuat seolah-olah kita tidak bisa mengubah padahal pertumbuhan ekonomi sangat dinamis karena terkait ekonomi global," tandasnya. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya