Berita

Kongres Tak Menarik, Demokrat Semakin SBY Centris

RABU, 13 MEI 2015 | 08:44 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pelaksanaan Kongres IV Partai Demokrat tidak memberikan kesan sama sekali. Tidak ada ruang konstestasi untuk menentukan ketua umum partai berlambang bintang mercy tersebut. Sebab, SBY dipilih secara aklamasi.

Penilaian itu disampaikan pengamat politik Gun Gun Heryanto dalam perbincangan dengan Kantor Berita Poltik RMOL pagi ini (Rabu, 13/5).

"Dari awal memang sepertinya ada upaya pengondisian seluruh basis partai sehingga menyisakan satu pemain tunggal atau single player game. Ini tidak menarik bagi Partai Demokrat sebagai partai modern," ujar Gun Gun.


Menurutnya, sebenarnya kalau Partai Demokrat membuka ruang demokrasi, SBY pasti akan memang. "Saya menyayangkan (tidak ada ruang pemilihan). Padahal SBY sangat powefull. SBY akan tetap terpilih," ucap Gun Gun.

Namun dia melihat, ada keengganan dari elit Partai Demokrat untuk mengambil risiko dari geliat faksi-faksi yang ada. Padahal, keberadaan faksi hal biasa dalam partai. "Kalau Demokrat punya good will untuk mengkanalisasi, faksi akan menyehatkan. Karena akan terjadi dinamika," lanjut dosen UIN Jakarta ini.

Namun sayangnya hal itu tidak dilakukan. Karena itu, dia menilai, muncul gejala ketergantungan Partai Demokrat terhadap SBY. "SBY centris semakin menguat," ungkap Gun Gun.

Meski begitu dia tidak menampik, ketergantungan kepada figur ini tidak hanya di Partai Demokrat. Tapi juga di banyak partai lainnya, seperti Partai Gerindra, PDI Perjuangan, dan Hanura. [zul]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya