Berita

amirsyah tambunan

Amirsyah Tambunan: Umat Islam jangan Mau Diadu Domba

SELASA, 12 MEI 2015 | 18:46 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Wakil Sekjen MUI, Dr Amirsyah Tambunan, mengingatkan rakyat Indonesia jangan terjebak dengan berbagai cara atau isu untuk memecah belah keutuhan bangsa.

"Apalagi Islam sekarang telah dijadikan musuh oleh dunia Barat, pasca selesainya selesainya perang dingin dunia setelah Uni Soviet hancur. Tidak hanya memanfaatkan isu Sunni dan Syiah, tapi juga dengan politik pecah belah yang dilancarkan dunia barat. Terbukti  berkecamuknya perang saudara di Timur Tengah, juga keberadaan ISIS yang telah berhasil mengadu domba Sunni dan Syiah," kata Amirsyah, Selasa (12/5).

Dia mengingatkan, dulu dunia terbagai menjadi tiga kekuatan. Pertama Amerika Serikat, Uni Soviet dengan kekuatan komunisnya, dan dunia islam. Setelah Soviet runtuh, kini islam menjadi kekuatan dunia.


"Disinilah Islam dianggap sebagai pesaing dan kekuatan baru oleh AS dan sekutunya. Sehingga harus dihadang bersama-sama," tegas dosen Universitas Islam Negeri ini.

Sementara itu, Ketua Umum Pusat Ikatan Dai Indonesia Prof. Dr. Ahmad Satori Ismail mengungkapkan pentingnya pemahaman agama diberikan kepada masyarakat Indonesia untuk membendung upaya adu domba yang memanfaatkan agama. 

"Seperti umat Islam wajib mengerti bahwa di Islam itu ada mazhab dan aliran-aliran. Pengertian ini harus diberikan agar tidak mudah diadu domba," jelasnya.

Sedangkan terkait keterlibatan ISIS dalam upaya pecah belah itu di Indonesia, Satori mengaku belum melihat gejala itu. "Kalau itu wallohualam. Saya tidak melihat dan semoga tidak terjadi di Indonesia," tandasnya. [zul]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya