Berita

Muhammadiyah Jihad Konstitusi, "Underbow"-nya Berjamaah Lawan Korupsi

SELASA, 12 MEI 2015 | 17:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, kembali menegaskan komitmen organisasi yang ia pimpin tersebut. Pemuda Muhammadiyah akan fokus pada agenda pemberantasan korupsi. Karena korupsi menjadi akar semua persoalan yang dihadapi Bangsa Indonesia saat ini.

Dahnil menyampaikan itu saat menyampaikan sambutan pada acara Refleksi Milad ke-83 tahun Pemuda Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Senin malam (11/5).

Acara yang mengangkat tema 'Gerakan Pemuda Muhammadiyah untuk Indonesia Berkemajuan' tersebut dihadiri sejumlah mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah. Yaitu, Din Syamsuddin, Hajriyanto Y Thohari, Abdul Mu'thi, dan Izzul Muslimin.


Hadir pula mantan Sekjen PP Pemuda Muhammadiyah seperti M. Ali Taher Parasong dan Gunawan Hidayat serta para alumni lainnya antara lain Nadjamuddin Ramly, Nadjamuddin Lawing dan Fikri Yasin.

"Kalau Muhammadiyah punya jihad konstitusi, Pemuda Muhammadiyah punya jihad melawah korupsi atau berjamaah melawan korupsi. Jihad konstitusi harus dilanjutkan dengan gerakan berjamaah lawan korupsi atau jihad lawan korupsi," tegasnya. (Baca: Gugat 3 UU Sekaligus, Muhammadiyah Lanjutkan Jihad Konstitusi)

Karena, Dahnil menginformasikan, pihaknya sudah mendirikan Madrasah Anti-Korupsi di Universitas Muhammadiyah Tangerang, bulan depan akan dibentuk di Universitas Muhammadiyah Gresik, menyusul 18 daerah lainnya. "Mudah-mudahan teman-teman yang hadir saat ini bisa terlibat dalam kegiatan ini dan internal wilayah akan kita dorong," ujar ekonom Untirta, Serang, ini.

Sementara itu, Ketua Panitia Milad ke-83 PP Pemuda Muhammadiyah Edi Agus Yanto mengatakan, pihaknya mensyukuri atas prestasi dan capaian yang telah diperoleh. Sejak perjuangan kemerdekaan, Pemuda Muhammadiyah selalu tampil sebagai pelopor  dalam membela kepentingan bangsa dan negara.  

Sementara menginjak usia ke-83 ini, kata Edi, Pemuda Muhammadiyah akan hadir sebagai solusi bagi permasalahan umat dan bangsa, seperti masalah kemiskinan, dan pengangguran. Karena itu, Pemuda Muhammadiyah selalu siap dan membuka diri untuk bekerjasama dengan pihak manapun dalam memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.

"Karena apabila kita merujuk visi awal Kiai Dahlan, justru peran sosial kemasyarakatan yang solutif lebih banyak dikerjakan oleh Pemuda Muhammadiyah," demikian Edi yang juga Ketua PP Pemuda Muhammadiyah bidang Buruh Tani dan Nelayan ini.[zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya