Berita

Bisnis

Dari Perempuan untuk Bangsa Gelar Pameran UKM dengan Edukasi

SELASA, 12 MEI 2015 | 16:41 WIB | LAPORAN:

Dari Perempuan Untuk Bangsa (DPUB), perkumpulan yang bergerak dalam upaya menciptakan usahawan dan usahawati kreatif menyelenggarakan pameran dan edukasi produk ekonomi kreatif.

Diselenggarakan pada 13-15 Mei 2015 di Gedung Caraka Loka, Jalan Sisingamaraja 73, Jakarta Selatan. Pameran digelar dalam rangka menyambut Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 atau pasar bebas di antara 10 negara ASEAN.
 
Ketua pelaksana pameran, Okke Hatta Rajasa menjelaskan, digelarnya pameran dan edukasi sebagai wujud perhatian perempuan Indonesia dalam menyambut MEA 2015.


"Dalam pameran ini kita tidak saja menghadirkan sejumlah usaha kreatif di bidang wastra, kriya, dan boga. Namun juga menggelar klinik konsultasi bisnis dan pembekalan bagi usaha kreatif serta monitoring selama enam bulan," bebernya dalam keterangan kepada redaksi, Selasa (12/5).
 
Menurutnya, klinik konsultansi bisnis yang diadaka meliputi pengelolaan usaha, pemasaran, kemasan, pelabelan, pengelolaan keuangan dan solusi pembiayaan serta memberikan layanan monitoring perkembangan UKM selama enam bulan untuk umum  secara cuma-cuma.

Rangkaian pameran juga akan menghadirkan talkshow sebanyak lima sesi. Dengan narasumber yang kompeten di bidang pengelolaan usaha, peningkatan daya saing, strategi pemasaran, dan pembiayaan.
 
"Pameran dan edukasi produk ekonomi kreatif juga menghadirkan acara fashion show yang akan menambah semaraknya event," jelas Okke yang juga pembina Citra Tenun Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia mencapai 52,76 juta unit atau sekitar 99,9 persen. Dengan kontribusi pada pendapatan kotor negara (PDB) sebesar 56,92 persen, dan kontribusi dalam penyerapan tenaga kerja sebesar 97,30 persen.

"Ini merupakan potensi besar UKM Indonesia untuk berperan ketika MEA diberlakukan," beber Oke.
 
Sementara itu, Ketua Humas DPUB Grace Fadli Zon menambahkan, pameran dan klinik konsultasi bisnis didukung oleh sejumlah BUMN dan lembaga keuangan antara lain Bank BNI, PLN, Pertamina, Perusahaan Gas Negara, Bank Mandiri, Pembangunan Perumahan, Pelindo II, Bank BRI, Adhi Karya, Waskita Karya, Aneka Tambang, Haka Realtindo, Pupuk Indonesia, PNM, Wika, BTDC, Perkebunan Nusantara III, dan Garuda Indonesia yang akan menghadirkan UKM kreatif binaan.
 
"Kita berkeinginan mengintegrasikan dan mensinergikan kerja sama antar stakeholder perekonomian di Indonesia. Khususnya pihak yang menaruh perhatian di pengembangan UKM kreatif," kata Grace.

Lebih jauh, lanjutnya, peranan perempuan dalam perekonomian tidak bisa dipandang sebelah mata. Seperti yang menjadi temuan MasterCard baru-baru ini bahwa pertumbuhan UKM yang dimiliki perempuan Indonesia berada di peringkat tiga tertinggi di Asia Pasifik.

"Ini tentunya merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi kaum perempuan. Terutama di tengah upaya pemerintah mendorong kewirausahaan sebagai salah satu sektor penggerak aktivitas ekonomi," tegas Grace.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya