Berita

Nusantara

Inilah Empat Cawalkot Alternatif yang Ideal Versi Gerakan Muda Depok

KAMIS, 07 MEI 2015 | 20:59 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tensi politik Kota Depok, Jawa Barat, sedang bergairah menyambut rangkaian agenda pemilihan kepala daerah. Bursa bakal calon Wali Kota (Cawalkot) Depok pun disemarakkan nama-nama baru dari berbagai latar belakang.

Yang lebih menarik, Depok kini memiliki wadah kolaborasi gerakan komunitas dan mahasiswa, yaitu Gerakan Muda Depok (GMD). Kelompok ini mengusulkan empat nama yang dianggap ideal, hasil sortir puluhan nama yang mencuat di tengah warga Depok.

Empat sosok ideal ini diumumkan lewat akun twitter resmi mereka, @GerakanMudaDPK. Nama pertama adalah Emil Dardak. Tokoh muda ini adalah pakar tata ruang perkotaan yang kini menjabat Direktur BUMN PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia.


Kedua, Andi Malewa, aktivis sosial pendiri Rumah Baca Terminal Depok dan Institut Musik Jalanan. Ketiga, Heri Syaefudin atau akrab disapa Heri Blangkon, tokoh lingkungan hidup yang juga pembina Forum Komunitas Hijau Depok. Terakhir, JJ Rizal, sejarawan yang juga pendiri Komunitas Bambu.

Presidium GMD, Widi, mengatakan, empat nama ini adalah hasil kajian pihaknya terhadap kondisi kekinian Depok, harapan warga secara obyektif, dikaitkan dengan nama-nama yang muncul di permukaan terkait Pilkada tahun ini.

"Banyak yang berkompeten untuk jadi Wali Kota, tapi kami menilai empat orang ini ideal untuk Depok hari ini dan ke depan. Bagi kami, sepak terjang keempat orang ini untuk Depok memang teruji, bukan pencitraan," ujar Widi, Kamis (7/5).

Sebut saja Emil Dardak. Widi menyebut Emil sebagai profesional muda yang gemilang di bidang keilmuannya. Emil juga berjuang bersama beberapa komunitas Depok dalam Urban Civic Movement di konges internasional EAROPH, tentang perencanaan kota dan pemukiman.

Sementara Andi Malewa, sambungnya, lulusan terbaik Universitas Pancasila yang memiliki integritas terhadap Depok, dalam konteks pendidikan bagi pengamen dan anak jalanan di bilangan Termrinal Depok. Dia menceritakan, Andi membantu pengamen memiliki album yang terjual hingga Jepang.

Lanjutnya, Heri Blangkon adalah tokoh masyarakat, tokoh urban farming, yang konsisten bicara penghijauan untuk Kota Depok. Sedangkan, JJ Rizal, menurut GMD adalah sejarawan yang memiliki integritas tinggi kepada Kota Depok..

"Nama-nama ini sengaja kami munculkan sebagai suguhan calon alternatif bagi warga, karena mereka bukan bagian dari partai politik. Ini sekaligus pembelajaran politik, khususnya bagi pemilih pemula, bahwa yang menentukan kepemimpinan kota tidak semata parpol," ucap Widi.

Namun, ditegaskan Widi, GMD tidak anti terhadap parpol. Bila ada Parpol yang merangkul di antara keempat sosok pilihan GMD tadi, itu bukanlah masalah.

"Memang kami belum bertemu dan bertanya kepada mereka. Ini hanya hasil pengamatan kami. Tapi kami segera mendatangi keempat warga Depok itu," janjinya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya