Berita

mahyudin/net

Waka MPR Mahyudin Hadiri Khaul Akbar Guru Sekumpul di Martapura

SENIN, 27 APRIL 2015 | 13:34 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Wakil Ketua MPR Mahyudin hadir di tengah-tengah ratusan ribu jamaah dalam acara khaul akbar ke-10 K.H. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, yang dikenal dengan nama Guru Sekumpul, di Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, kemarin sore (Minggu, 26/4).

Mengutip dari rilis Humas MPR, para jamaah datang dari berbagai daerah di Kalimantan, juga dari luar negeri antara lain Malaysia, Singapura, Brunai Darussalam, serta beberapa daerah Sumatera.

Titik kumpul para penziarah adalah musallah Ar Raudhah, tempat Guru Sekumpul dimakamkan dan berdampingan dengan tempat tinggal beliau. Karena musallah tidak bisa menampung seluruh jamaah, maka para jamaah memenuhi jalan-jalan masuk ke lokasi dan halaman  rumah-rumah penduduk dan halaman perkantoran serta sekolah dalam radius satu kilometer. Sangat sulit untuk menjangkau makam Guru Sekumpul.


"Ini khaul akbar bertepatan dengan sepuluh tahun meninggalnya Guru Sekumpul yang wafat  7 Rajab bertepatan dengan 26 April 2015 dalam usia 63 tahun," kata Wakil Walikota Samarinda ,Nusyirwan Ismail, yang ikut hadir di acara khaul itu.

Tuan Guru Sekumpul memang salah seorang kiai besar juriat (keturunan) Syekh Muhamad Arsjad Al Banjari).

"Semasa hidupnya beliau banyak memberi nasihat pada umat, dan banyak amalannya dan masyarakat merasakan banyak doa yang dipanjatkan beliau untuk umat dikabulkan oleh Allah SWT," kata Nusyirwan tentang keistimewaan dari Guru Sekumpul ini.

Setelah meninggal sepuluh tahun lalu belum ada pengganti Guru Sekumpul. Maka tak heran kalau pada saat khaul seperti ini umat  datang berbondong berziarah untuk mendoakan sang Guru Sekumpul. Tidak hanya masyarakat umumnya, melainkan juga para pejabat baik pusat maupun daerah. Selain Wakil Ketua MPR Mahyudin, acara khaul ini juga dihadiri oleh  Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Arifin, Gubernur Kalimantan Timur Awang Farouk, serta sejumlah  bupati dan walikota di Kalsel dan Kaltim.

Acara khaul dimulai seusai magrib dan berakhir setelah waktu isya. Acara juga diisi dengan doa-doa, zikir serta tahlil.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya