Berita

jokowi

Ramboen Tjahjo: Kualitas Menteri Jauh dari Harapan

SELASA, 21 APRIL 2015 | 02:15 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Puluhan elemen Relawan Jokowi yang berkumpul menyatukan pendapat bagaimana mengawal Tri Sakti dan Nawacita. Mereka juga mendesak Jokowi untuk segera mengadakan reshuffle agar kinerja Kabinet Kerja sesuai harapan rakyat.

"Sumber masalah adalah kualitas menteri yang jauh dari harapan, lalu diperburuk komunikasi tidak baik antara pemerintah dengan partai pengusung," kata Ramboen Tjahjo dari Seknas Jokowi dalam siaran pers (Selasa, 21/4).

Ramboen Tjahjo menyampaikan itu dalam acara silaturahmi 31 elemen Relawan Jokowi dengan PDI Perjuangan di Jakarta Sabtu (18/4) lalu.


Deddy Sitorus dari PDI Perjuangan memberi telaah terhadap situasi terkini. Ada upaya pihak tertentu merusak hubungan baik antara relawan dengan Jokowi, relawan dengan partai pengusung, juga antara Jokowi dengan partai.

"Bagi PDI Perjuangan, pemerintahan Jokowi JK adalah soal hidup mati. Kalau Jokowi gagal, kesalahan utama dialamatkan kepada PDIP sebagai pengusung utama. Maka keberhasilan Jokowi adalah harga mati," tegasnya.

PDIP memandang, hubungan baik dengan pemerintah harus berdasar gagasan besar memajukan rakyat melalui program Nawacita. PDIP juga memandang Relawan sebagai kekuatan yang jangan dikooptasi, justru didorong dalam posisi membela Jokowi.

"Sudah ada eksperimen membenturkan relawan dengan PDIP. Namun ternyata gagal. Relawan juga memiliki kesadaran dan kepekaan sendiri sehingga upaya semacam itu justru melecehkan relawan karena menyangka relawan tidak punya daya analisis," kata Amar, alumni ITB. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya