Berita

mario saat rekonstruksi di bandara SSK II Pekanbaru

Mario Steven Ambarita Ditangkap di Bandara Kualanamu

SENIN, 20 APRIL 2015 | 00:43 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tidak hanya orang tuanya, sejumlah otoritas bandar udara juga kalang kabut begitu tersiar kabar Mario Steven Ambarita kabur dari rumahnya di Rokan Hilir, Riau pada Jumat kemarin (17/4).

Otoritas Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Otoritas Bandara Kualanamu Sumatera Utara, dan bandara di Aceh langsung memperketat keamanan.

Mereka tidak ingin kembali kecolongan lagi setelah Mario berhasil menyusup di roda pesawat Garuda Indonesia dari Bandara SSK II Pekanbaru ke Bandara Soekarno Hatta beberapa waktu lalu.


Mario dikhawatirkan nekat kembali menyusup ke pesawat. Apalagi dia sempat menulis surat untuk orang tuanya yang isinya berpamitan pergi karena telah dewasa.

Kecurigan itu ternyata benar. Pada Minggu (19/4) Mario diketahui sedang berkeliaran di Bandara Kualanamu. Otoritas bandara pun langsung menangkapnya.

"Dia kami amankan saat jalan-jalan saja di terminal penumpang. Dia cuma jalan-jalan di terminal, melihat-lihat," kata Nasir Usman, Kepala Otoritas Bandara Kualanamu saat dihubungi Minggu malam, seperti dilansir JPNN.

Nasir mengaku, sejak kejadian penyusupan Mario di pesawat Garuda Indonesia dan begitu mendapat kabar bahwa dia kabur dari rumah orangtuanya, otoritas bandara meningkatkan kewaspadaan. Bahkan bandara di Aceh dan Medan juga pasang kuda-kuda”.

"Saya melakukan kewaspadaan dengan kawan-kawan di Aceh, Medan, tolong tingkatkan kewaspadaan. Takut terjadi kayak kemarin (Penyusupan di Bandara SSK II)," kata Nasir.

Mario diketahui menghilang dari rumahnya Jumat (17/4) dinihari. Sebelum kabur, dia sempat menulis sepucuk surat untuk Ibunya Tiar dan Bapaknya, Ambarita. Dalam surat itu, Mario mengaku ingin dapat ketenagan dan mencoba hidup lebih baik. Dia juga berterimakasih kepada orangtuanya. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya