Berita

Mensos: KKS Bisa Beli Pupuk, Solar, Elpiji, Serta Sertifikat Gratis

MINGGU, 19 APRIL 2015 | 23:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Intervensi pemerintah melalui kartu sakti, yaitu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dengan beragam manfaat bagi warga tidak mampu.

Demikian disampaikan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di acara Konferensi Nasional Kesejahteraan Sosial Ke-VIII didampingi Gubernur Sumatera Barat dan dan Wakil Walikota Padang di Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (19/4).

"Melalui kartu sakti tersebut, baik KKS, KIP dan KIS merupakan wujud intervensi pemerintah kepada warga tidak mampu untuk pengentasan kemiskinan di Indonesia," katanya.


Manfaat KKS tidak sebatas penanda penerima bantuan dari pemerintah. Tetapi bisa digunakan untuk membeli pupuk dan solar bersubsidi, elpiji 3 kg, serta sertifikat tanah.

"Para petani dan nelayan bisa menggunakan kartu KKS untuk membeli pupuk dan solar bersubsidi, elpiji 3 kg serta mendapatkan sertifikat tanah gratis dari Badan Pertanahan Nasional (BPN)," tandasnya.

Bagi anak Indonesia berusia 6-21 tahun yang tidak berafiliasi dengan pendidikan manapun berhak mendapatkan KIP. Dengan KIP tersebut, diharapkan mereka termotivasi untuk belajar dan kembali bersekolah.

"Pada Juni ini, bantuan KIP sudah terdistribusi kepada anak usia 6-21 tahun, sehingga bisa membantu untuk membeli peralatan sekolah ataupun mengikuti kejar paket, ” ucapnya.

Sedangkan, KIS merupakan kartu yang berlaku seumur hidup diperuntukan bagi delapan persen warga yang tidak mampu di seluruh Indonesia. "KIS berlaku seumur hidup dari pemerintah untuk memastikan warga tidak mampu mampu mendapatkan akses dan perlindungan kesehatan yang layak," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya