Berita

Advertorial

PLF 2015 Gelar Sidang Semu MPR

SABTU, 18 APRIL 2015 | 13:12 WIB | LAPORAN:

Dalam rangkaian Padjadjaran Law Fair (PLF) 2015 yang berlangsung di Universitas Padjajaran, Bandung, Jawa Barat, kemarin (Jumat, 18/4) digelar Sidang Semu MPR.

Dalam sidang semu itu, peserta PLF dari fakultas hukum dari berbagai perguruan tinggi dibagi dalam berbagai fraksi yakni Fraksi A, Fraksi B, Fraksi C, Fraksi D, dan Kelompok Anggota E.

Dalam sidang semu tersebut mereka berlaku seperti bagaimana menjalankan sidang MPR. Dalam sidang semu yang dibalut constitution drafting itu masing-masing fraksi mengusulkan berbagai hal dengan tujuan untuk menyempurnakan UUD yang diusulkan.


Masing-masing fraksi ada yang mengusulkan soal penguatan DPD, soal Pilkada, soal check and balances, pemerintahan daerah, dan banyak hal lainnya.

Menurut Ketua Panitia, Prima Putra Nugraha, ksidang semu MPR ini merupakan kegiatan mendasar dan penting dalam melatih mahasiswa fakultas hukum dalam constitutional drafting. Kegiatan ini merupakan kegiatan berguna bagi masyarakat.

"Semua akan dicatat di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran dan akan dibaca sepanjang masa, " ujarnya.

Dikatakan bahwa mengubah konstitusi bukan dilakukan dengan cara asal-asalan. Untuk itu dirinya berharap agar peserta bersemangat. Ini penting sebab 20 tahun ke depan, generasi muda saat ini yang akan tampil mengurus bangsa dan bernegara.

Kegiatan tersebut dipantau oleh dewan juri yang terdiri dari  Sekjen MPR, Eddie Siregar; dan para dosen dari berbagai perguruan tinggi di Bandung. Mereka adalah Dede Mariana, Indra Perwira, Atma Suganda, dan Rusli K. Islandar.

Dalam sidang semu tersebut terlihat dinamisnya peserta, usulan cerdas dan berbagai perdebatan dan interupsi bahkan terjadi kegaduhan seperti dalam sidang-sidang wakil rakyat.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya