Berita

adriansyah/rm

Hukum

Anak Buah Megawati Ngaku Sering Terima Suap

KAMIS, 16 APRIL 2015 | 19:37 WIB | LAPORAN:

. Anggota Komisi IV DPR Adriansyah mengakui suap yang diterimanya terkait perizinan pertambangan PT Mitra Maju Sukses bukan kali pertama. Sebelum sudah beberapa kali dia menerima suap dari perusahaan yang dipimpin oleh pengusaha Andrew Hidayat itu.

"Iya," kata Adriansyah membenarkan usai menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Kamis (16/4).

Setelah itu, dia menolak menjawab pertanyaan awak media yang menunggunya diperiksa selama kurang lebih tujuh jam. Termasuk, ketika dikonfirmasi kapan saja uang suap diterimanya.


"Pengacara saja," ujar politisi senior PDI Perjuangan tersebut sambil melemparkan senyum sumringah.

Hari ini merupakan pemeriksaan pertama Adriansyah oleh penyidik KPK sejak resmi ditahan pada Jumat lalu (10/4).

Mantan bupati Tanah Laut, Kalimantan Selatan tersebut ditangkap satgas KPK ketika melakukan transaksi suap di Sanur dengan seorang kurir. Dari penangkapan itu, KPK mendapati barang bukti uang senilai total Rp 500 juta dalam pecahan Rupiah dan Dolar Singapura.

Uang suap untuk anak buah Megawati Soekarnoputri itu berasal dari Andrew Hidayat. Suap terkait pengurusan izin usaha pertambangan PT MMS di Kabupaten Tanah Laut.

KPK menjerat Adriansyah dengan pasal 12 huruf b atau pasal 5 ayat 2 junto pasal 5 ayat 1 huruf b atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto pasal 64 ayat 1 KUHP. Sedangkan Andrew dijerat pasal 5 ayat 1 huruf b atau pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tipikor junto pasal 64 ayat 1 KUHP. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya