Berita

Nusantara

Kenang Tragedi QZ 8501, Bupati Kobar Resmikan Monumen Keselamatan Penerbangan

RABU, 15 APRIL 2015 | 09:46 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Rencana pembangunan monumen peringatan tragedi kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 akhirnya direalisasikan.

Hari ini, Ujang Iskandar, Bupati Kotawaringin Barat meresmikan pembangunan monumen keselamatan penerbangan untuk mengenang tragedi kecelakaan pesawat Airasia QZ 8501 yang membawa 155 penumpang dan 7 awak dalam perjalanan dari Surabaya menuju Singapura tersebut.
 
"Betul, hari ini akan diresmikan pembangunan monumen keselamatan penerbangan untuk mengenang tragedi kecelakaan pesawat Airasia QZ 8501 pada 28 Desember 2014," kata Bupati Kotawaringin Barat Ujang Iskandar, Rabu (15/4).


Acara dihadiri perwakilan dari kedutaan besar Singapura, Airasia, Basarnas, Wakil Gubernur Kalteng, Kapolda, Danrem, para bupati/walikota, serta keluarga korban.

Peringatan tersebut, akan diisi dengan doa bersama lintas agama untuk para korban dan keluarga yang ditinggalkan, sekaligus menjadi momentum nasional untuk meningkatkan keselamatan, khususnya trasportasi udara.
 
"Kami sangat mengapresiasi spirit masyarakat Kotawaringin Barat dalam membantu proses mulai dari awal hingga akhir evakuasi pesawat Airasia QZ 8501 baik langsung maupun tidak. Harapannya tragedi serupa tidak terulang kembali," ujarnya. 
 
Pemerintah kabupaten Kotawaringin juga akan memberikan penghargaan kepada warga yang dianggap telah membantu proses pencarian korban pesawat Airasia yang dilakukan Badan Sar Nasional (Basarnas). "Salah satunya kepada warga yang menyelam, pemerintah kabupaten memberikan sertifikat dan alat untuk menyelam," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya