Berita

ilustrasi

Sambut KAA, EDAR Indonesia Siap Dukung DKI Tanggulangi Sampah

RABU, 15 APRIL 2015 | 07:46 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Momentum Konferensi Asia-Afrika yang akan dilaksanakan pada 19-26 April 2015 di Bandung harus dijadikan sebagai pendorong agar masyarakat lebih concern pada aksi-aksi peduli sampah dan lingkungan khususnya di Jakarta.

Afif Rosadiansyah, Ketua EDAR Indonesia (Empowerment and Advocacy of Trash), berharap agar aparat tidak hanya menegakkan peraturan yang berlaku namun harus mampu memberikan contoh kepada masyarakat.

Dia mengingatkan, membangun kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya juga harus diiringi penyediaan fasilitas oleh pemerintah seperti tempat sampah dan mobil pengangkut sampah yang memadai.


"Membuang sampah bukan sekedar perkara membuang pada tempatnya saja. Namun juga perilaku memilah. Hal tersebut tentunya didukung dengan penyediaan tempat sampah dan mobil pengangkut sampah sesuai dengan jenis-jenis sampahnya," jelas Afif dalam siaran persya.

Karena itu dia menyambut baik respons positif Kepala Dinas Kebersihan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Saptastri Ediningsih Kusumadewi yang meminta seluruh masyarakat berperan dengan cara mengingatkan dan menegur jika melihat orang membuang sampah tidak pada tempatnya dalam momentum pelaksanaan Konferensi Asia-Afrika.

Bahkan, aparat akan menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pelaku buang sampah sembarangan. Karena sebagai Ibukota Negara tuan rumah dan sebagian besar aktivitas KAA, Jakarta harus menampilkan wajah yang bersih dan ramah lingkungan.

Afif menjelaskan, sebenarnya udah banyak masyarakat yang mulai sadar memilah sampah namun menemukan masalah baru saat pengangkutan, truk pengangkutan sampah hanya satu jenis sehingga tercampur lagi setelah pengangkutan.

EDAR Indonesia siap mendukung Pemprov DKI Jakarta dan akan menurunkan relawan-relawannya dalam setiap aksi-aksi peduli sampah dan lingkungan seperti kampanye, pemberdayaan dan advokasi," tutup Afif, yang juga pengurus Pemuda Muhammadiyah ini. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya