Berita

TKI Dihukum Mati, Pemerintah Protes karena Tak Diberi Tahu Arab Saudi

RABU, 15 APRIL 2015 | 06:52 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pemerintah Indonesia menyampaikan protes kepada Pemerintah Arab Saudi karena tidak menyampaikan notifikasi atau pemberitahuan kepada Perwakilan RI maupun kepada keluarga mengenai waktu pelaksanaan hukuman mati tersebut, Siti Zaenab.

Pihak Konsulat Jenderal RI di Jeddah baru mengetahui setelah terpidana kasus pembunuhan terhadap majikan tersebut dihukum mati (qishos) pukul 10.00 waktu setempat.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Nasir, menjelaskan pelaksanaan hukuman mati di Arab Saudi memang cenderung mendadak. Informasi baru disampaikan setelah qishas dijalankan.


"Hari ini kita akan panggil Dubes Arab Saudi untuk Indonesia untuk kembali menyampaikan protes," ujar Arrmanatha Nasir di TVOne pagi ini.

Soal kemungkinan akan mengusir Dubes Arab Saudi sebagai bentuk protes, Arrmanatha Nasir belum mau bicara lebih jauh. "Kita lihat lihat apa yang akan disampaikan oleh Dubes Arab Saudi," ungkapnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya